Home DPRD Kota Semarang Dewan Beri Sinyal Tolak Pengajuan Tunjangan Penghasilan Pegawai

Dewan Beri Sinyal Tolak Pengajuan Tunjangan Penghasilan Pegawai

image

Semarang, 5/5 (BeritaJateng.net) – Membuka masa sidang kedua DPRD Kota Semarang hari ini, Selasa (5/5), kritikan pedas atas kinerja pemerintah dilontarkan DPRD Kota Semarang. Kinerja yang dinilai tak maksimal membuat sikap DPRD Kota Semarang juga menolak kenaikan tunjangan PTT oleh Pemkot.

Hujan kritikan mewarnai masa sidang kedua rapat Paripurna DPRD Kota Semarang. Dewan menilai kinerja pemerintah kota Semarang di bawah kepemimpinan Hendrar Prihadi masih minim prestasi, tidak sedikit kinerja dalam hal pelayanan publik dianggap masih buruk dan tidak maksimal.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso. Ia menyatakan, kinerja bisa dibuktikan dengan baru terserapnya anggaran sebanyak 70 persen dari total Rp 3,5 triliun dari anggaran yang digelontorkan.“Sisanya  selain menjadi pertanyaan kemana uang tersebut mengalir, sekaligus membuktikan minimnya  pengawasan,” ungkapnya.

Kritikan tajam juga disampaikan joko terkait tiga persoalan menyangkut lemahnya pengelolaan keuangan daerah hingga berujung kasus di ranah hukum. “Termasuk dugaan pungli di salah satu SKPD, meski belum sampai pada tahap penyidikan, itu juga jadi rapor merah,” paparnya.

Selain berbagai persoalan hukum yang menjerat pemkot, dalam rapat paripurna, dewan juga menyinggung persoalan banjir yang masih belum mampu diatasi, termasuk pemberdayaan UMKM yang masih monoton. Masih buruknya kinerja pemkot tersebut, DPRD Kota Semarang mengeluarkan sinyal menolak permintaan pemerintah untuk menaikkan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).“Pengajuan TPP baru akan di setujui DPRD Kota Semarang, jika kinerja pemerintah maksimal terlebih dahulu,” tegas Joko. (Bj05)