Home Kesehatan Deteksi Dini Kanker Lewat Aplikasi Smartphone

Deteksi Dini Kanker Lewat Aplikasi Smartphone

380
0
       Semarang, 13/3 (BeritaJateng.net) – Penderita kanker kerap kali melakukan pengobatan ketika sudah memasuki stadium lanjut. Kondisi itu memperkecil peluang keberhasilan terapi sehingga kehadiran aplikasi smartphone untuk mendeteksi sejak dini penyakit kanker diharapkan bisa menjadi solusi.
        Hal ini disampaikan oleh Prof. dr. C. Suharti, Sp.PD, PhD, KHOM, Finasim selaku Ketua Umum Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Cabang Semarang usai kegiatan Ghatering Sahabat dan Survivor Kanker bertajuk ’Together We Can´di Shantika Hotel Semarang.
         “Secara nasional, menurut riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan, prevalensi kanker pada 2013 mencapai 37.792 penderita, dengan jumlah kanker terbanyak yakni kanker payudara pada perempuan dan kanker paru-paru pada laki-laki,” ujar Suharti.
         Untuk memudahkan deteksi dini kanker, Perhompedin Cabang Semarang meluncurkan aplikasi smartphone Deteksi Dini Kanker yang bisa diunduh melalui Google playstore.
         “Aplikasi smartphone ini berupa tanya jawab untuk mendeteksi kanker payudara, paru, usus besar, dan mulut Rahim. Selain deteksi dini, aplikasi ini juga memuat berbagai informasi dan edukasi seputar kanker,” terangnya.
         Selama ini, lanjutnya, pasien selalu berobat ke dokter saat sudah stadium lanjut. Alasannya beragam, mulai dari terlambat deteksi dini, atau terhasut mitos kemoterapi serta alasan lainnya. “Penderita kanker seperti tak ada habisnya, jumlah kota yang paling banyak terkena kanker tertinggi yakni Yogyakarta, Jawa Tengah peringkat kedua disusul Bali,” paparnya.
          “Apalagi sekarang Kanker masuk dalam program pemerintah JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) sehingga jumlah survivor atau penderita kanker terlihat meningkat karena masyarakat berani berobat karena biaya berobat ditanggung pemerintah,” lanjutnya. (EL)