Home Headline Desa Nyatnyono Digagas Menjadi Desa Wisata

Desa Nyatnyono Digagas Menjadi Desa Wisata

462
Foto: siputrimahkota.blogspot.com

SEMARANG, 2/6 (Beritajateng.net) – Kawasan Situs Religi Desa Nyatnyono yang terletak di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dan selalu ramai dikunjungi para peziarah yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia digagas akan dijadikan sebagai Desa Wisata.

Selalu ramainya kawasan yang berhawa sejuk tersebut membuat Kepala Desa Nyatnyono, Parsuno, menggagas terbentuknya Desa Wisata Nyatnyono. Diharapkan dengan menjadi Desa Wisata, kawasan tersebut dapat lebih tertata dengan baik agar peziarah dapat lebih nyaman melakukan ibadah. Disamping itu agar bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Harapan kami peziarah lebih nyaman melaksanakan ibadah karena fasilitas infrastrukturnya lengkap dan tersedia segala kebutuhan lainnya seperti warung makan dan tempat oleh oleh,” ungkapnya, saat mendapat kunjungan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto di kantor Kepala Desa Nyatnyono. Selasa (2/6).

Pada kesempatan tersebut Bambang Kusriyanto yang juga melakukan pemantaun penanganan pandemi Covid-19 dan membagikan Masker Kain sebanyak 200 buah kepada Perangkat Desa Nyatnyono menyambut baik rencana pembentukan Desa Wisata Nyatnyono. Namun demikian agar rencana tersebut bisa berjalan dengan baik, dia minta agar disusun dahulu perencanaannya dan dilengkapi dengan design wilayahnya.

“Potensi Nyatnyono sebagai desa Wisata sangat bagus. Namun demikian agar rencana ini bisa lebih baik saya minta lengkapi dulu dengan design wilayahnya,” beber politisi yang biasa disapa Krebo ini.

Beberapa hal yang perlu dirancang dalam design tersebut, jelas Krebo, adalah jalur kendaraan peziarah baik bus maupun kendaraan pribadi dan tempat parkirnya serta kawasan pendukung seperti warung dan fasilitas umum lainnya.

“Terutama fasilitas jalan dan parkir yang harus disiapkan secara matang. Kalau nanti kawasan ini ramai dan macet akan jadi masalah tersendiri,” katanya.

Terkait anggaran, Krebo minta agar setelah perencanaannya matang, program pembuatan Desa Wisata Nyatnyono disampaikan ke Pemkab Semarang untuk mendapat alokasi anggaran. Pihaknya juga berjanji akan mendukung pendanaan yang bersumber dari APBD Provinsi untuk membackup anggaran dari APBD kabupaten.

“Komunikasikan dengan Pemkab agar mendapat anggarannya. Nanti saya juga upayakan dari provinsi untuk membackup yang tidak bisa dibeayai dari kabupaten,” pungkasnya.

Di Desa yang terletak di Lereng Gunung Ungaran ini terdapat makam seorang ulama besar yang dikenal dengan Waliyullah Hasan Munadi dan putranya Waliyullah Hasan Dipuro yang merupakan Santri dari Sunan Ampel (salah satu dari ulama yang dikenal dengan julukan Walisongo). Disamping makam terdapat pula Sendang yang diberi nama “Sendang Kalimah Thayyibah”. Sendang tersebut diyakini bisa mendatangkan khasiat apapun hajat dari mereka yang berziarah dengan membasuh bagian tubuhnya atau meminum air sendang tersebut.

(NK)