Home Lintas Jateng Derai Airmata Warnai Keberangkatan Prajurit TNI AD ke Maluku Utara

Derai Airmata Warnai Keberangkatan Prajurit TNI AD ke Maluku Utara

Prajurit TNI AD berpamitan dengan istri dan anaknya sebelum berangkat ke Maluku Utara
Prajurit TNI AD berpamitan dengan istri dan anaknya sebelum berangkat ke Maluku Utara

Semarang, 22/5 (BeritaJateng.net) – Linangan air mata serta tangis haru keluarga anggota TNI AD mengiringi keberangkatan ratusan prajurit Batalyon 408/ Suhbrastha Sragen untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan (pamtas) di Maluku Utara melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (22/5).

Para prajurit yang dipimpin Mayor Inf Andi Bagus Dian Arika itu diangkut oleh KRI Teluk Ratai. Pasukan satuan tugas tersebut secara langsung dilepas oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono dan sejumlah pejabat Kodam IV/Diponegoro.

Salah satu anggota keluarga prajurit, Dian Arum Sari mengatakan, dirinya rela melepas keberangkatan suaminya untuk melaksanakan tugas negara ke Maluku. Meski berat karena dirinya baru menikah sekitar 3 minggu lalu. “Awalnya agak berat melihat suami pergi tugas, namun saya tetap bangga dan mendukung tugas suami untuk membela bangsa,”tuturnya, yang terlihat wajahnya sendu saat ikut melepas suaminya di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Bukan hanya itu, istri dari anggota TNI AD yang juga terlihat menetaskan air mata sembari memeluk buah hatinya yang baru berumur tiga minggu, Mayang memeluk erat suaminya. Berpisah selama Sembilan bulan ia rasa cukup sulit. Apalagi buah hatinya baru saja lahir.

Sembari mencium buah hatinya, salah seorang anggota TNI tersebut meminta doa dan pamit kepada istri dan keluarganya. Suasana haru kental terasa mengiringi keberangkatannya.

Sebelum keberangkatan, Komandan Kapal Letkol Laut (P) Wijayanto beserta 60 orang anggota awak kapal memberi laporan kepada Pangdam untuk izin berlayar. Sedangkan perjalanan melalui jalur laut prajurit ke Maluku ditempuh sekitar seminggu.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono menyampaikan, semuanya pasukan organik 408, dalam rangka tugas pengamanan ke Maluku Utara, mereka akan bertugas selama sembilan bulan. “Mohon doa restunya, supaya seluruhnya bisa kembali dengan aman dan selamat,” tegas Pangdam.

Sebelum pasukan diberangkatkan prajurit melaksanakan tradisi penjamasan Tunggul Satgas 408/Sragen di Tanjung Emas Semarang. (Bj05)