Home Headline Demo Nelayan Cantrang Di Rembang Blokir Jalur Pantura 

Demo Nelayan Cantrang Di Rembang Blokir Jalur Pantura 

348
0
Demo Nelayan Cantrang Di Rembang Blokir Jalur Pantura 
        REMBANG, 8/1 (BeritaJateng.net) – Ribuan nelayan cantrang di kabupaten Rembang Jawa tengah Senin siang (8/1/2018) menggelar aksi unjuk rasa menolak peraturan Mentri (Permen)  kelautan dan perikanan nomor 71 tahun 2016 tentang pelarangan alat tangkap ikan jenis cantrang. Aksi yang digelar di depan gedung DPRD kabupaten Rembang ini membuat jalur Pantura Surabaya – Semarang lumpuh karena ditutup massa.
         Aksi ribuan nelayan cantrang di kabupaten Rembang ini dilakukan dengan cara Long march dari tempat pelelangan ikan (TPI) tasikagung menuju gedung DPRD kabupaten Rembang. Sambil membentangkan sejumlah poster dan spanduk bertuliskan “legalkan cantrang secara nasional” ribuan nelayan ini terus berorasi di sepanjang jalur Pantura. Akibatnya jalur Pantura Rembang dari arah Surabaya menuju Semarang lumpuh karena diduduki massa. Bahkan sejumlah kendaraan roda empat yang memaksa melintas dihentikan paksa oleh para nelayan.
         “Tutup-tutup jangan ada yang boleh lewat,” teriak salah seorang nelayan.
          Aksi ribuan nelayan cantrang ini digelar sebagai bentuk kekecewaan mereka atas permen KKP nomor 71 tahun 2016.
Demo Nelayan Cantrang Di Rembang Blokir Jalur Pantura 

Ketua asosiasi nelayan dampo Awang bangkit kabupaten Rembang, Suyoto menjelaskan dampak dari pelarangan tersebut ada sekitar 24.354 nelayan yang menganggur. Mereka sudah tidak bisa bekerja sejak 1 Januari lalu.

          “Semua pengangguran tercetak di kabupaten Rembang sebanyak 24.354 orang, mulai dari anak buah kapal, kuli bongkar hingga karyawan – karyawan perusahaan di pengolahan ikan, tolong itu diperhatikan bapak-bapak. Cantrang harus dilegalkan”, teriak Suyoto dalam orasinya.
         Suyoto mengancam jika aspirasinya hari ini tidak direspon oleh pemerintah kabupaten rembang dan DPRD Rembang, para nelayan cantrang di kabupaten Rembang akan menggelar aksi demontrasi di Jakarta.
         “Jumlah kita tetap sama, segini. Kalau aspirasi kami sampai tidak direspon. Kami duduki Jakarta,” ancam Suyoto.
          Aksi ribuan nelayan ini juga sempat menduduki halaman gedung DPRD kabupaten Rembang. Sambil membawa pocong bergambar wajah Mentri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti massa berteriak meminta ketua DPRD kabupaten Rembang keluar menemui mereka.
        “Ayo keluar, kalian adalah wakil rakyat, kalian tidak bisa berada di sana kalau tidak ada kami,” teriak para nelayan.
(MN/El)