Home Lintas Jateng Demi Sebungkus Nasi, Ribuan Peziarah Saling Berebut Meski Terjepit

Demi Sebungkus Nasi, Ribuan Peziarah Saling Berebut Meski Terjepit

Ribuan peziarah yang kebanyakan kaum ibu-ibu rela berdesak-desakkan dan berebut nasi bungkus dalam acara Khaul Akbar Peringati Wali Joko di Kompleks Masjid Agung Kendal, Jumat (24/7) siang.
Ribuan peziarah yang kebanyakan kaum ibu-ibu rela berdesak-desakkan dan berebut nasi bungkus dalam acara Khaul Akbar Peringati Wali Joko di Kompleks Masjid Agung Kendal, Jumat (24/7) siang.
Ribuan peziarah yang kebanyakan kaum ibu-ibu rela berdesak-desakkan dan berebut nasi bungkus dalam acara Khaul Akbar Peringati Wali Joko di Kompleks Masjid Agung Kendal, Jumat (24/7) siang.

Kendal, 24/7 (BeritaJateng.net) – Nampaknya, puncak keramaian lebaran 2015 oleh masyarakat Kabupaten Kendal terjadi pada kegiatan Syawalan dengan berziarah ke Makam Wali Joko yang berada di kompleks Masjid Agung Kendal.

Ribuan peziarah yang datang dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Kendal memadati Kompleks Makam tersebut sejak pagi hingga siang hari, sebelum ibadah sholat jumat dilakukan. Jumat (24/7).

Mereka yang datang dari pelosok Kendal dan sekitarnya, rela saling dorong dan tarik serta berdesakan untuk mendapatkan nasi bungkus ini yang telah disiapkan pihak takmir Masjid Agung Kendal.

Bahkan, tak jarang peziarah yang sebagian besar adalah ibu-ibu dan anak kecil ini terjepit dan terinjak diantara peziarah lainnya. Meski tidak ada korban dalam kejadian tersebut, mereka tetap terlihat semangat untuk mendapatkan nasi bungkus tersebut.

Sebungkus nasi dengan lauk oseng-oseng dan telur ini sudah menjadi ritual tahunan memperingati Khaul Wali Joko dan Wali Hadi sang pendiri Masjid Agung Kendal. Sementara itu, petugas keamanan terpaksa mengevakuasi anak-anak yang terjepit dan terhimpit  peziarah lainnya.

Setidaknya 2500 nasi bungkus disiapkan untuk dibagikan peziarah dalam rangka khaul tahun ini. Warga mengaku, rela berdesakan dan berebut nasi bungkus ini untuk mendapatkan berkah.

Khomiyatun (45) salah seorang warga Pegandon Kendal mengatakan jika nasi bungkus yang diperolehnya tersebut akan dibawa pulang untuk diberikan kepada keluarganya yang sakit serta berharap agar penyakitnya sembuh.

“Alhamdulillah meski sempat berebut tapi dapat nasi dengan mudah. Saya kesini selain mendekatkan diri dengan Allah juga berharap bekah dari khaul ini,” katanya.

Takmir masjid Agung Kendal KH Makmun Amin menjelaskan, Wali Joko termasuk salah satu tokoh penyebar agama Islam di Kendal yang mana wafatnya tepat pada 8 syawal. Selain sebagai tokoh penyebar agama Islam, beliau juga pendiri pertama Masjid Agung Kendal ini.

“Sehingga, setiap tahun di Masjid Agung Kendal menggelar khaul akbar yang diisi dengan tahlil serta pengajian umum,” terangnya.

Sementara itu, tidak kurang dari 10 menit sebanyak 2.500 nasi bungkus yang disediakan takmir masjid ludes habis diperebutkan para peziarah. Selain dibawa pulang banyak juga peziarah yang menikmati nasi bungkus di halaman masjid sambil menunggu waktu sholat Jumat. (BJ019)