Home Headline Delapan PNS di Temanggung Dipecat

Delapan PNS di Temanggung Dipecat

image
Ilustrasi

Temanggung, 11/2 (Beritajateng.net) – Sebanyak delapan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada 2014 dicopot, enam di antaranya dihentikan secara tidak hormat, kata Kabid Administrasi dan Pembinaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Temanggung, Suhartono.

Selain delapan orang dihentikan, katanya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga mencatat sembilan orang lainnya melakukan pelanggaran berat dengan mendapat sanksi, yakni lima orang menerima pembebasan jabatan dan empat orang sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun.

“Rata-rata mereka mangkir, kalau yang sampai diberhentikan karena telah mangkir lebih dari 46 hari selama tahun 2014,” katanya.

Ia mengatakan, selain itu pihaknya juga mencatat ada delapan pegawai melakukan pelanggaran ringan dan sedang, emapt orang di antaranya melakukan pelanggaran ringan mereka diberi sanksi tegaran lisan dan tertulis. Sedangkan tiga orang diberi sanksi penurunan pangkat dan satu orang penundaan gaji berkala.

“PNS yang melakukan pelanggaran ringan karena mereka mangkir di bawah 15 hari, sedangkan yang pelanggaran sedang di atas 15 hari di bawah 40 hari,” katanya.

Ia menuturkan sebelumnya PNS yang melakukan pelanggaran tersebut sudah diperingatkan oleh pimpinan masing-masing, misalkan jika sudah mangkir lima hari pimpinan pasti akan memanggil untuk diminta keterangannya.

“Setiap satuan kerja sudah melakukan aturan itu, tetapi bagi PNS yang bandel tetap saja melakukan pelanggaran,” katanya.

Jika dibandingkan tahun 2013, katanya jumlah pelanggaran yang terjadi di kalangan PNS meningkat. Pada 2013 hanya ada 20 kasus, delapan orang melakukan pelanggaran berat, enam orang melakukan pelanggaran ringan, dan enam lainnya melakukan pelanggaran sedang.

“Pada 2013 ada dua PNS yang dihentikan tidak hormat karena terlibat kasus narkoba dan tiga orang mengundurkan diri,” katanya.

Ia menuturkan, pemberian sanki terhadap PNS tersebut bertujuan untuk memberikan efek jera bagi PNS, agar ke depannya kinerja mereka bisa lebih baik dalam melayani masyarakat.(ant/Bj02)