Home News Update Dari Lomba Kolase Hingga Motivasi Parenting KB-TK IT Bina Amal

Dari Lomba Kolase Hingga Motivasi Parenting KB-TK IT Bina Amal

Semarang, 13/2 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 167 siswa KB-TK IT Bina Amal mengikuti lomba mewarnai dan lomba kolase dalam acara Bina Amal Family Festival 2016, Jalan Kyai Saleh, Sabtu (13/2).

Partiwi, Pengurus Sekolah KB-TK IT Bina Amal menjelaskan jika kegiatan ini merupakan program Majlis Sekolah (MS) yang memberikan fasilitas kepada wali murid. Selain itu juga melatih kreativitas anak.

“Wali murid yang kita libatkan ada juga dari SD Bina Amal. Total undangan lebih dari 600,” jelas Tiwi saat diwawancarai di Sekolah Bina Amal, Sabtu (13/2) siang.

Dijelaskan Tiwi kegiatan semacam ini baru pertama kali melibatkan orang tua dan siswa. Adapula kegiatan Parenting, seperti Spiritual Motivation Building, dengan tema ‘Membangun kualitas kebersamaan dalam keluarga’ bersama Edy Darmoyo (Motivator Keluarga) serta Dongeng Anak dengan tema ‘Kebersamaan dengan Keluarga, Saudara dan Semangat untuk Berbagi’ bersama Kak Kus.

“Motivasi Parenting bersama Pak Edy Darmoyo ini membahas mengenai cara membangun komunikasi di dalam keluarga. Karena waktu kebersamaan dengan keluarga itu penting,” ujar Tiwi.

IMG_20160213_084114

Senada dengan Tiwi, Orang tua dari siswa KB, Arini mengaku jika anaknya mengikuti lomba mewarnai. Sebagai orang tua, pihaknya menjadi lebih tahu peran ayah dan bunda dalam mendidik anak.

Demikian juga Hanna Lestari, selaku wali murid dari siswa TK-KB IT Bina Amal. Sebagai ibu, ia sangat bersyukur karena anak-anaknya sangat antusias untuk mengikuti acara Bina Amal Family Festival 2016 ini.

“Anak saya yang KB mengikuti lomba mewarnai sedangkan yang TK mengikuti lomba Kolase,” papar Hanna saat diwawancarai di tengah-tengan acara motivasi untuk para wali murid.

Dalam perlombaan Kolase, siswa disediakan kertas origami untuk dipotong kecil-kecil sesuai kemampuan motoriknya. Disiapkan pula kertas berpola seperti gambar rumah dan hewan.

“Untuk siswa TK A ditentukan 8 warna, sedangkan TK B ada 5 warna ditambah lem, mereka tinggal menempel dan mewarnai berdasarkan kreativitasnya. Mau dibuat timbul atau datar, itu sesuai kemampuan mereka,” imbuh Tiwi.

Hasil mewarnai dan kolase siswa KB dan TK juga sudah bisa terlihat. Nantinya dari hasil karya mereka akan dipilih juara sesuai jenis perlombaan.

Sementara Hanna mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa mengembangkan potensi anak, mereka juga bisa semakin terlatih kemampuannya dalam menggambar, mewarnai dan berimajinasi dalam membuat sebuah karya seni.

“Dengan mengikuti acara ini, anak-anak bisa semakin dekat dengan orang tua. Orang tua juga lebih tahu potensi anaknya,” pungkas Hanna. (BJT01)