Home Lintas Jateng Dapatkan Tips Sukses Bisnis di Seminar ‘Bisnis Berkah Rezeki Melimpah’

Dapatkan Tips Sukses Bisnis di Seminar ‘Bisnis Berkah Rezeki Melimpah’

Semarang, 19/1 (BeritaJateng.net) –¬†Anak-anak muda yang ingin berkecimpung pada dunia usaha, mendapat wacana membangun usaha yang berkah, serta menambah omzet dan nilai-nilai keberkahan sebagai muslim di dunia usahanya bisa menghadiri Family Gathering yang dikemas dalam bentuk seminar usaha.

Seminar yang mengangkat tema ‘Bisnis Berkah Rezeki Melimpah’ ini diselenggarakan berkaitan dengan milad Laziz Baiturrahman dan MESEM. Bersama founder Sedekah Rombongan, Owner Kedai Digital, Jogist, Bakso Granat Pedaz dan Tengkleng Hohah, Saptuari Sugiarto.

Disini Saptuari bertindak sebagai pembicara, ia sangat konsen dalam menyuarakan masalah riba, bisnis baik dan tidak syubhat. Bahkan buku-bukunya juga membahas mengenai bagaimana membangun bisnis dengan cara-cara yang halal karena yang kita tahu, bisnis kalau tidak dibarengi dengan hal dan niat yang baik maka hasilnya akan buruk.

Begitupun Ustadz Riyadh, pengisi Kajian Hikam dan penulis buku-buku Islami ini memiliki segmen dakwah anak-anak muda.

Ustadz Slamet, selaku Manager Operasional Lazizba berharap duet narasumber ini, yaitu Pak Saptuari dan Ustadz Riyadh bisa saling melengkapi. Bisa jadi bisnis yang dijalankan banyak tetapi harta yang diperoleh tidak berkah.

“Keinginan kita bisnisnya berkembang, hartanya melimpah dan menjadi berkah bagi semua orang. Ini menjadi pencerahan bagi donatur, kolega, teman dan masyarakat secara umum setelah mengikuti seminar nantinya,” terang Ustadz Slamet saat diwawancari di kantor Lazizba, Selasa (19/1) sore.

Pihaknya menjelaskan acara ini terbuka untuk umum dan bisa mendaftar melalui media sosial lazizba, juga melalui pesan langsung atau datang ke kantor. Untuk target pesertanya ada 300 orang, dan 100 peserta diantaranya adalah donatur.

“Segmen kita anak muda karena semangat berbisnis dan berwirausahanya masih membara,” ujarnya.

Sejauh ini respon masyarakat cukup baik, lanjutnya, tetapi belum mencapai target karena baru sekitar 100 orang yang mendaftar. Oleh sebab itu pihaknya berharap selama tiga sampai empat hari ke depan semoga bisa mencapai target 400 orang.

Menurutnya, jarang sekali yang mendatangkan narasumber seperti pak Saptuari dengan tiket semurah ini. Kadang orang jika diberi gratis, mereka tidak ada tanggung jawab untuk menghadiri dan semangat dalam meraih ilmunya kurang, maka tiketnya berbayar.

Pihaknya mengharapkan acara yang akan digelar pada hari Minggu, 24 Januari 2016 pukul 09.00 WIB di Aula Baiturrahman, Simpang Lima ini baik yang disebarkan melalui internet maupun yang ditawarkan secara langsung bisa semakin banyak peserta yang mengikuti.

“Serta bisa memantabkan silaturahmi para anggota agar semakin solid. Selain itu para peserta juga bisa menyerap dan menerima ilmunya. Jadi, begitu selesai seminar peserta bisa berbisnis dengan cara yang baik, menambah semangat pebisnis, karena di era seperti ini kita dituntut bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Kalau cuma mengandalkan gaji karyawan hidupnya takkan pernah maju,” pungkasnya. (BJT01)