Home Headline Dana Hibah KONI Jateng Jadi Catatan BPK, Disporapar Sebut Sudah Sesuai Aturan

Dana Hibah KONI Jateng Jadi Catatan BPK, Disporapar Sebut Sudah Sesuai Aturan

299

SEMARANG, 22/6 (Beritajateng.net) – Dana Hibah Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jateng senilai Rp. 18.244.801.247 menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam penilaian laporan keuangan Pemprov Jateng Tahun 2019. BPK menyebut dana hibah tersebut tidak dilengkapi dengan bukti bukti pengeluaran yang sah.

Dengan adanya catatan BPK tersebut, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengampu menyatakan penggunaan dana hibah KONI sudah sesuai aturan. KONI sudah menyampaikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran dengan dilengkapi bukti bukti pengeluaran yang sah.

Sekretaris Disporapar Jateng, Sulistiyo mengungkapkan hal tersebut dalam klarifikasi bersama Pengurus KONI Jateng di Gedung KONI Jateng Kompleks Jatidiri Semarang, Senin (22/6).

“SPJ senilai Rp. 18.244.801.247 sudah sesuai aturan dan sudah diverifikasi serta dinyatakan rampung,” ungkapnya.

Menurut Sulistyo, pada tahun 2019, KONI Jateng mendapat dana hibah sebesar Rp. 79 miliar yang terbagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama ada kekurangan SPJ senilai Rp. 807 juta tetapi kemudian sudah dilengkapi dan selesai.

“Kami sudah klarifikasi dengan BPK RI Jateng pada tanggal 18 Mei yang lalu. Disporapar sendiri juga melakukan pemeriksaan. Misalnya ada yang belum diparaf. Kami minta agar diperiksa terlebih dahulu oleh internal KONI Jateng,” jelasnya.

Sulistyo menyampaikan, Disporapar dan KONI Jateng selalu berkoordinasi setiap ada persoalan sekecil apapun termasuk jika ada temuan BPK. Dengan adanya temuan seperti kemarin, BPK memberi waktu perbaikan selama 60 hari. Rekomendasi BPK juga jelas, KONI diminta melakukan verifikasi audit internal terhadap penggunaan dana hibah.

Sementaran Ketua Umum KONI Jateng Subroto mengatakan, SPJ penggunaan dana hibah sebesar Rp. 18.244.801.247 sudah lengkap dan sudah diverifikasi serta diaudit internal. Selain itu SPJ senilai Rp. 807.000.000 dari 18.244.801.247 juga sudah dinyatakan lengkap oleh Disporapar Jateng.

“Kalau belum lengkap kan pencairan tahap kedua tidak bisa. Jadi tahap pertamanya harus dipertanggungjawabkan terlebih dahulu,” katanya.

Subroto menegaskan, jajaran KONI Jateng dan Disporapar selalu menjaga komitmen dan integritas. Sehingga setiap ada permasalahan seperti temuan BPK langsung dikoordinasikan dan dilengkapi kekurangannya.

(NK)

1 COMMENT

  1. Bosan di rumah karena pandemi covid-19
    Keuangan anda berkurang karena di potong gaji
    Bola165solusi untuk anda semua
    Buruan gabung bersama kami dan menangkan hadiahnya !!!
    Banyak promo menarik untuk anda semua
    Tunggu apa lagi buruan bermain dan menangkan hadiahnya
    Menjadi milyader bukan lagi sebuah mimpi guysss !!!!

Comments are closed.