Home Lintas Jateng Dampak Kekeringan, Belasan Hektar Padi Puso

Dampak Kekeringan, Belasan Hektar Padi Puso

Dampak Kekeringan, Belasan Hektar Padi Puso
Dampak Kekeringan, Belasan Hektar Padi Puso
Wasianto, KaDistannak Jepara. 

Jepara, 18/8 (beritajateng.net) – Produktifitas padi di Kabupaten Jepara di musim tanam kedua tahun ini, dipastikan akan berkurang.  Hal ini lantaran belasan hektar lahan padi mengalami puso dan gagal panen. Selain itu, puluhan lainnya juga panen dini karena kekurangan air.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Jepara Wasiyanto mengungkapkan, sedikitnya 17 hektar padi di Desa Bugel Kecamatan Kedung mengalami puso karena areal sawah rusak terkena air laut yang naik. “Bendung Rau yang biasa menjadi andalan petani mengalami kerusakan, dampaknya air laut naik dan merusak padi milik petani sehingga gagal panen,” ujar Wasiyanto.

Sedangkan di Kecamatan Mlonggo, lanjut Wasiyanto, sedikitnya 20 hektar terpaksa dipanen seadanya karena kekurangan air yakni di Desa Karanggondang dan Sinanggul.
buy uk tadalafil online www.mabvi.org/wp-content/languages/new/uk/tadalafil.html no prescription

“Untuk yang di Mlonggo nyaris gagal, namun akhirnya di bisa terselamatkan. Meskipun hasilnya tidak maksimal,” katanya.

Untuk di musim tanah ketiga tahun ini, kata Wasiyanto, petani diminta untuk lebih cermat melihat ketersediaan air jika ingin menggarap sawahnya.
buy uk wellbutrin online www.mabvi.org/wp-content/languages/new/uk/wellbutrin.html no prescription

Pihaknya menyarankan untuk wilayah- wilayah yang ketersediaan air irigasinya terbatas, untuk lebih memilih komoditas palawija.

Lebih lanjut Wasiyanto menjelaskan, di musim tanam (MT) ketiga ini, dari total sekitar 26 ribu hektar lahan pertanian yang ada di Kabupaten Jepara, hanya terdapat 3 ribu hektar yang dtamani padi, selebihnya ada yang ditanami palawija dan ada yang dibiarkan nganggur.

“Untuk daerah-daerah seperti Kalinyamatan, Pakis Aji, Donorojo dan lereng gunung lainnya, kita menyarankan untuk ditanami palawija saja. Termasuk untuk daerah tadah hujan seperti Kedung,” jelasnya.
buy uk flexeril online www.mabvi.org/wp-content/languages/new/uk/flexeril.html no prescription

Sementara itu, lanjut Wasiyanto, di MT II lalu, berdasarkan perhitungan sementara, tingkat produktifitas padi di Jepara sekitar 8 ton/hektar. Bahkan di kuartal pertama tahun ini, produktifitas hanya 6,01 ton/ ha.

“Idealnya untuk satu hektar memang bisa mencapai 12 ton gabah. Akan tetapi, hal itu bisa tercapai jika pola tanam yang dilakukan petani tepat, termasuk dalam pemberian pupuk hingga pengendalian hama,” tandasnya.(bj18)