Home News Update Daftar KPU, Surat Rekomendasi Hendi-Ita Tertinggal

Daftar KPU, Surat Rekomendasi Hendi-Ita Tertinggal

Suasana pendaftaran di KPU Kota Semarang pasangan Hendi-Itu yang diusung tiga partai, PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Demokrat, Selasa (28/7).
Suasana pendaftaran di KPU Kota Semarang pasangan Hendi-Itu yang diusung tiga partai, PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Demokrat, Selasa (28/7).
Suasana pendaftaran di KPU Kota Semarang pasangan Hendi-Itu yang diusung tiga partai, PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Demokrat, Selasa (28/7).

Semarang, 28/7 (BeritaJateng.net) – Pasangan Hendrar Prihadi (Hendi)-Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang untuk mengikuti pemilihan kepala daerah pada hari terakhir pendaftaran, Selasa (28/7).

Pasangan Hendi-Ita yang diusung tiga partai, yakni PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem, ini berhasil mengantongi syarat 10 persen kursi yang ada di legislatif karena dari tiga parpol ini memiliki total 22 kursi di DPRD Kota Semarang.

Tampak pimpinan partai pengusung, antara lain Ketua DPD Nasdem Kota Semarang Dandan Febri, Sekretaris DPC Partai Demokrat Wahyoe Winarto, dan jajaran struktural DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Semarang M. Yuslam juga hadir, namun karena ada perpecahan dukungan maka PPP hanya menjadi partai politik pendukung Hendi-Ita, bukan sebagai parpol pengusung.

Dalam presconnya, Calon Walikota, Hendrar Prihadi mengatakan, perkembangan partai pengusung semakin hari semakin baik.

“Dari awal mula saya di usung PDI Perjuangan, kemudian oleh Nasdem dan demokrat dan didukung oleh PPP. Artinya Bersama-sama keempat partai ini akan berusaha keras memenangi pilwakot, 9 Desember 2015 nanti,” kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Sempat terjadi kendala teknis sehingga waktu pendaftaran molor sekira satu jam, lantaran surat rekomendasi yang sudah diteken Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak terbawa saat dilakukan pemeriksaan berkas oleh KPU Kota Semarang.

Menyadari hal tersebut, Pilus, sapaan akrab Kadarlusman pun segera mengambil surat rekomendasi yang bertanda tangan Megawati untuk disertakan beserta persyaratan lain.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu, Supriyadi sempat kecewa terhadap Pilus yang lalai memasukkan berkas-berkas pendaftaran. Supriyadi lantas keluar ruangan dan menunggu rekomendasi bertandatangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Sembari mengisi kekosongan dan menunggu Surat Rekomendasi, KPU Kota Semarang membacakan jadwal yang harus dilalui pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang.

Dengan disambut sorak sorai, Pilus masuk ke ruang KPU sembari membawa surat rekomendasi bertandatangan Ketua Umum.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyuono mengatakan, dalam peraturan KPU No. 9 dan No. 12, Surat Rekomendasi harus di tandangani Ketua Umum Megawati namun tadi terselip dan langsung dilengkapi. “Sudah beres semua, tinggal verifikasi saja,” ujar Henry. (Bj05)