Home Headline Curiga Selingkuh, Suami Sayat Wajah Isteri

Curiga Selingkuh, Suami Sayat Wajah Isteri

Bercak darah yang ditemukan di lokasi kejadian.
Bercak darah yang ditemukan di lokasi kejadian.
Bercak darah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Purbalingga, 1/11 (BeritaJateng.net) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purbalingga, melakukan penangkapan terhadap pria berinisal TW (46) warga RT 22 Rw 06 Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah. TW ditangkap karena menjadi tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap isterinya berinisial SL (32).

Aksi KDRT terjadi pada hari Jumat, (30/10) pukul 21.00 malam di Kantin VIP RS Nirmala, Kecamatan Kalimanah. Tersangka TW menyabitkan pisau ke arah wajah dan pelipis korban yang saat itu tengah bekerja sebagai Karwati Kantin RS Nirmala. “Berdasarkan hasil interogasi sementara kami terhadap tersangka, motif penyerangan ini adalah kecurigaan tersangka kepada isterinya (korban) yang menurutnya selingkuh,” kata Kapolres Purblingga AKBP Anom Setyadji SIK melalui KAsubbag Humas Polres Purbalingga, Iptu Diman.

Akibat penyerangan dengan benda tajam ini korban mengalami luka-luka hingga berdarah. Diantaranya, korban mngalami luka sobek pada wajah dan pelipis kiri serta dijahit 5 sebanyak jahitan.

Pasca kejadian KDRT ini, pihak Satreskrim Polres Purbalingga juga melakukan penyelidikan. Diantaranya menyita barang bukti pisau, menghimpun keterangan para saksi, serta korban dilakukan visum oleh saksi ahli.

“Petunjuk yang kami dapat bahwa ternyata Pisau dapur yang dibawa tersangka dari rumah. Sehingga aksi ini memang dikungkinkan direncanakan,” katanya.

Atas kejadian KDRT ini, tersangka bisa dikenakan Pasal 44 ayat (1) dan (2) UU 23 Tahun 2004 tentang penghapusan KDRT. Tersangka bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta.

“Atau bisa juga jika korban mendapat jatuh sakit atau luka berat, maka tersangka bisa dipenjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp 30 juta. Penanganan kasus lebih lanjut sekarang dilakukan oleh Team PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak,red) Satreskrim,” katanya. (BJ33)