Home Headline Curi Motor,Juru Parkir Dibekuk Polisi

Curi Motor,Juru Parkir Dibekuk Polisi

345

Semarang, 06/02 (Beritajateng.net) – Aparat Polsek Bnayumanik, Polrestabes Semarang, berhasil mengungkap aksi pencurian sepeda motor milik Basilius Yan Carlos (23) warga Bekasi. Saat itu motor korban di parkir di areal parkir Indoprinting Jalan Ngesrep Timur V, Banyumanik, pada hari Senin (30/1).

Dalam pengungkap ini selain menangkap pelaku yang diketahui bernama Ipung Krisna JP (30), warga Mugas Dalam, Semarang Selatan, polisi juga berhasil mengamankan seorang penadah bernama Edi Santoso.

Menurut Kapolsek Banyumanik, Kompol Putu, aksi pencurian sepeda motor itu, dilakukan saat pelaku menjadi juru parkir pocokan mengantikan rekannya, mendapati kunci kontak sepeda motor yang masih menempel, bukannya mengamankan dan memberikan kepada pemilik sepeda motor, pelaku justru membawa lari sepeda motor milik korban.

“ Pelaku ini melihat kunci motor korban Yan Charlos (21) masih menempel, setelah ada kesempatan dan korbanya lengah pelaku langsung melarikan kendaraan tersebut”, terang Kompol Putu di Mapolsek Banyumanik Rabu (05/02)

Oleh pelaku, sepeda motor hasil curian di jual kepada Edi Santoso senilai 2 juta rupiah.

Pelaku pun berhasil diringkus setelah polisi mengetahui adanya penawaran jual beli sepeda motor melalui media online, setelah korban Basilius Yan Carlos melapor ke SPKT Polsek Banyumanik atas hilangnya sepeda motor vario 125 dengan no polIsi AD 2847 KW

“Transaksi jual beli motor di sekitar Rusunawa Kaligawe. Pelaku mengaku STNK nya hilang dan BPKB masih d bank.dari hasil pemeriksaan uang hasil penjualan motor itu dia gunakan untuk kebutuhan hidup dan sisa 200 ribu”, ujar Kapolsek.

Dihadapan polisi pelaku Ipung berdalih jika aksi pencurian ini dilakukan lantaran terdesak biaya sekolah anaknya.

“ Karena terdesak kebutuhan untuk sekolah anak saya di SMP”, ungkap Ipung

Selain pelaku dan barang bukti sepeda motor milik korban, polisi juga mengamankan edi sebagai penadah motor hasil curian. Kedua pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(NH/BJ)