Home Headline Curi Motor Tetangga, Dua Pemuda Ini Diciduk Polisi

Curi Motor Tetangga, Dua Pemuda Ini Diciduk Polisi

709
Dua pemuda digiring polisi karena kedapatan mencuri motor milik tetangganya.
Dua pemuda digiring polisi karena kedapatan mencuri motor milik tetangganya.
Dua pemuda digiring polisi karena kedapatan mencuri motor milik tetangganya.f

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) – Dua pemuda bernama Agus Setiawan alias Martin (21) dan Deddy Kurniawan alias Gendut (22), keduanya warga Jalan Karanganyar, Kelurahan Muktiharjo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang terpaksa harus berurusan dengan Polisi, lantaran nekat mencuri motor milik tetangganya sendiri.

Awalnya, sebelum melancarkan aksinya kedua pemuda itu tengah mabuk di salah satu tempat karaoke yang ada di daerah Mberok.
www.ijasrjournal.org/wp-content/languages/new/online-paper-writer.html

Sepulang dari karaoke, dalam kondisi mabuk, keduanya terbesit mencuri sebuah sepeda motor jenis Honda Vario yang terparkir dalam keadaan tidak terkunci di rumah Maliyem, Jalan Karanganyar RT 1 RW 12, Pedurungan, Semarang, Kamis (20/8) malam.

Diketahui, motor tersebut milik seorang yang bernama Hendro yang digadaikan kepada Maliyem. Karena kedua pelaku mengetahui betul kondisi rumah Maliyem, mudah bagi pelaku untuk menggondol sepeda motor tersebut.

Keduanya lantas bekerja sama dengan cara menuntun sepeda motor tersebut sampai luar rumah Maliyem. Oleh kedua pelaku, motor itu selanjutnya hendak mereka jual dengan harga Rp. 1 juta, yang rencananya uang hasil kejahatan itu akan mereka gunakan untuk menebus BPKB. Namun apes, belum sempat laku, keduanya sudah ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Pedurungan Semarang.

“Jadi motor itu pengen tak jual, uangnya untuk nebus BPKB. Karena uang yang saya gunakan untuk karaoke itu hasil dari menggadaikan BPKP. Waktu itu mabuk, terus dikasih gambaran sama Agus. Trus saya cek, sepeda motornya tidak dikunci stang. Lalu saya ambil, saya tuntun bareng dengan Agus,” ujar salah satu pelaku.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pedurungan Semarang, AKP M. Bahrin menyatakan bahwa motor itu milik seorang yang bernama Hendro yang tak lain tetangga dari pelaku. Selanjutnya oleh Hendro digadaikan kepada Bu Maliyem. Kedua pelaku ini memang sudah mengetahui keberadaan motor tersebut.
www.ijasrjournal.org/wp-content/languages/new/custom-dissertation-writing-service.html

“Keduanya mengaku baru mencuri motor sebanyak satu kali. Namun demikian, petugas masih terus mendalami kasus ini,” kata Bahrin, Selasa (20/10) siang.

Dari tangan tersangka, disita barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Vario.
www.ijasrjournal.org/wp-content/languages/new/professional-essay-writing-service.html

Untuk proses hukum lebih lanjut, kedua tersangka diamankan di Mapolsek Pedurungan Semarang.

“Sesuai dengan Pasal 363 KUHP pelaku akan kita ancam dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Bahrin. (Bjt02)

Advertisements