Home Hukum dan Kriminal Curi Mobil di Tempat Pencucian, Diancam Empat Tahun Penjara

Curi Mobil di Tempat Pencucian, Diancam Empat Tahun Penjara

ditangkap polisi
Ilustrasi

Purwokerto, 26/11 (Beritajateng.net) – Seorang pencuri mobil diancam hukuman empat tahun penjara oleh Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, karena mencuri sebuah mobil di tempat pencucian kendaraan.

“Tersangka berinisial DT (48), warga Ketanggungan, Kabupaten Brebes, berpura-pura menawarkan jasa untuk memarkirkan mobil yang hendak dicuci. Saat tukang cuci lengah, tersangka membawa kabur mobil yang diparkirkan dan meninggalkan mobil yang dibawanya,” kata Kepala Polres Banyumas Ajun Komisaris Besar Murbani Budi Pitono, di Purwokerto, Rabu.

Menurut dia, kasus tersebut terungkap setelah korban, Cahya Nurani Sukroharsono, warga Desa Banteran RT 01 RW 05, Kecamatan Wangon, Banyumas, melapor kepada polisi.

Dalam hal ini, kata dia, tersangka DT mendatangi tempat pencucian mobil “Satria” di Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, pada 16 November 2014 dengan membawa sebuah mobil Toyota Avanza berpelat nomor T-1607-DQ.

Saat itu, tersangka melihat sebuah mobil Nissan X-trail berpelat nomor R-8948-EE milik Cahya Nurani Sukroharsono yang hendak dicuci.

Tersangka pun menawarkan jasa memarkirkan mobil Nissan X-trail tersebut kepada tukang cuci sembari ingin mencobanya.

Tanpa sepengetahuan tukang cuci, tersangka DT membawa kabur mobil Nissan X-trail itu dan meninggalkan mobil Toyota Avanza yang dibawanya di tempat pencucian itu.

“Setelah menerima laporan dari korban, kami segera melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, kami dapat menangkap tersangka DT di Ketanggungan, Kabupaten Brebes, 20 November 2014,” kata Kapolres.

Dalam penangkapan tersebut, kata dia, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti mobil Nissan X-trail yang dibawa kabur tersangka DT.

Akan tetapi, lanjut dia, pelat nomor mobil tersebut telah diganti oleh tersangka dari R-8948-EE menjadi E-1346-WW.

“Dari hasil pengembangan, mobil Toyota Avanza yang ditinggalkan tersangka di tempat pencucian kendaraan itu merupakan hasil tindak pidana pencurian di Karawang, Jawa Barat,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, tersangka bakal dijerat Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara karena melakukan penipuan untuk menguasai mobil Nissan X-trail tersebut.

Saat ditanya wartawan, tersangka DT mengaku mobil Nissan X-trail itu rencananya akan digadaikan.

“Saya baru satu kali ini melakukannya. Mobil Toyota Avanza yang saya tinggalkan merupakan hasil curian,” katanya.(ant/pj)

Advertisements