Home Headline Chelsea Senang Tak Perlu Basah Kuyub Seberangi Sungai Untuk Ke Sekolah  

Chelsea Senang Tak Perlu Basah Kuyub Seberangi Sungai Untuk Ke Sekolah  

188
0
Chelsea Senang Tak Perlu Basah Kuyub Seberangi Sungai Untuk Ke Sekolah  
**Jembatan Darurat Jabungan Diresmikan Walikota Semarang
           Semarang, 23/10 (BeritaJateng.net) – Senyum mengembang dari wajah lugu Chelsea Adista (8) siswa kelas 2 di SD Jabungan, Banyumanik, Semarang. Ia kini tak perlu lagi basah kuyub menyeberangi sungai sepanjang 40 meter untuk berangkat ke sekolah.
          “Senang, bisa berangkat sekolah lebih cepat. Dulu kalau berangkat sekolah harus nyebrang sungai. Kadang basah sepatunya. Kadang nyeker atau pakai sendal ke sekolah. Sekarang lebih cepat berangkatnya lewat jembatan baru,” ujar Chelsea Adista, Siswi SD Negeri Jabungan.
           Ya.. jembatan darurat Jabungan diresmikan Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Senin (23/10) pagi.
            “Dulu kalau musim hujan, takut nyebrang sungai karena khawatir air bah dari daerah atas. Makanya dulu kalau hujan, harus jalan kaki sejauh 5 kilometer untuk ke sekolah,” imbuh Chelsea.
Walikota dan Wakil Walikota Semarang meresmikan jembatan Jabungan.
             “Terimakasih pak Wali sudah bangun jembatan. Jadi ndak bakal basah kuyub lagi kena air sungai,” tutur siswi berambut panjang ini.
           Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, jembatan darurat Jabungan merupakan jalan akses atau tembus warga khususnya anak-anak di RT 2 RW 3 Kelurahan Jabungan menuju SD Negeri Jabungan Banyumanik. Jembatan Jabungan yang baru diresmikan ini memiliki panjang 81 meter dengan total dana pembangunan mencapai Rp  245juta.
              “Ini biaya keroyokan, artinya, Pemerintah Kota Semarang hanya mengeluarkan APBD Murni 2017 Rp. 195 juta, sedangkan ada pula bantuan CSR dari Lippo Group Rp. 50juta,” ujar Hendi sapaan Walikota Semarang.
              Ia berharap jembatan Jabungan yang dianggap vital ini bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak-anak SD Negeri Jabungan agar mempermudah akses belajar. (Bj/El)