Home Hukum dan Kriminal Cemburu, Pria Ini Ingin Bunuh Diri Dengan Cara Panjat Tower

Cemburu, Pria Ini Ingin Bunuh Diri Dengan Cara Panjat Tower

Semarang Timur-20150928-03134

Semarang, 28/9 (BeritaJateng.net) – Seorang pemuda bernama Muslimin (18) warga Pemalang, Jawa Tengah nekat akan melakukan aksi bunuh diri, Senin (28/9) siang.

Pria yang kesehariannya sebagai penjual nasi goreng itu merasa depresi diduga karena seorang teman wanitanya dilirik pria lain.

Muslimin diketahui nekat memanjat tower setinggi 200 meter di Jalan Medoho 8, Kecamatan Gayamsari, Semarang. Dia mengaku akan bunuh diri karena cemburu dengan wanita yang sudah dikenalnya selama dua bulan.

Kejadian bermula ketika Muslimin sedang nongkrong di sebuah warung pecel milik Parniyati (50), yang berlokasi di jalan tersebut.

“Awalnya jam 09.00 WIB, dia mainan HP, terus ngomong ke saya mau kencing. Saya suruh ke belakang, nggak begitu lama dia sudah manjat tower itu,” kata Parniyati.

Oleh pemilik warung itu, Muslimin sudah diminta berulang kali untuk turun. Namun yang bersangkutan tidak menggubrisnya. Tidak sampai disitu, beberapa temannya yang datang juga ikut memintanya untuk turun, tapi Muslimin tetap ngotot ingin bunuh diri.

“Saya mau mati saja, saya cemburu,” ujar Muslimin saat di atas tower.

Mengetahui peristiwa tersebut, warga lantas melapor aparat kepolisian Polsek Gayamsari. Setelah petugas datang dan melakukan negosiasi terhadap Muslimin, ia akan mau turun jika wanita yang dicintainya datang ke lokasi.

Wanita yang dimaksudnya diketahui bernama Winarti (35) warga Purwosari, Semarang, yang sudah mempunyai satu anak.

Selang setengah jam, wanita itu pun datang ke lokasi. Setelah dibujuk rayu, akhirnya Muslimin yang baru bekerja di Semarang tiga bulan lalu itu turun tower, dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Gayamsari guna menyelesaikan permasalahannya.

“Kita hanya teman biasa, kamu jangan lagi seperti itu,” ucap Winarti.

Muslimin mengaku selama ini ia dan Winarti hanya berhubungan lewat media sosial dan telepon.

“Saya nekat manjat tower, karena saya sudah terlanjur cinta kepadanya,” tambah Muslimin.

Sementara itu, Kapolsek Gayamsari Kompol Dili Yanto menyatakan, setelah dimintai keterangan, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk damai dan menyelesaikan masalah mereka secara baik-baik.

“Kita sudah meminta mereka untuk menulis surat pernyataan. Selanjutnya kita juga meminta kepada pihak keluarga untuk ikut mengawasi agar tidak melakukan hal tersebut,” pungkas Dili. (bjt02)