Home Lintas Jateng Cegah Penyelundupan, KP3 Perketat Pengawasan Distribusi Pupuk

Cegah Penyelundupan, KP3 Perketat Pengawasan Distribusi Pupuk

image
Ilustrasi

Blora, 19/12 (Beritajateng.net) – Pemkab Blora akan melakukan pengawasan distribusi pupuk bersubsidi secara ketat, untuk menghindari permainan di lapangan.

Karena, selama ini di lapangan, selalu kekurangan pupuk bersubsidi dan menjadi beban bagi petani setempat.

”Jika sudah langka, maka harga pupuk melambung tinggi di atas Rp 100 ribu per sak untuk urea. Oleh karena erus dilakukan KP3. Hanya saja, komisi yang beranggotakan lintas instansi tersebut hanya berkedudukan di kabupaten.

Sehingga, ruang geraknya masih kurang luwes. Sedangkan distribusi pupuk serta persoalan pupuk, sampai ke desa-desa. Dibutuhkan pengawasan yang lebih menyeluruh, untuk menjamin pupuk bersubsidi tidak dimainkan oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga merugikan petani.

”Kami juga libatkan pejabat muspika dan unsur masyarakat lainnya di kecamatan. Karena itu, para camat, kapolsek dan danramil diberi data jumlah distributor dan penyalur resmi pupuk di wilayahnya sekaligus alamatnya. Dengan demikian, aparat di kecamatan tahu jumlah distributor dan jumlah penyalur resmi di wilayahnya,” jelas Bondan.

Bondan menjelaskan, masing-masing distributor dan penyalur sudah mempunyai data dan jatah resmi pupuk yang harus distribusikan. Sehingga, kalau antara jumlah pasokan dengan jumlah yang beredar tidak seimbang, namun pupuk  sudah habis, bisa ditengarai ada permainan. (AL/BJ)