Home Lintas Jateng Cegah Kebakaran Hutan, Perlu Metode Khusus Membakar Lahan Gambut 

Cegah Kebakaran Hutan, Perlu Metode Khusus Membakar Lahan Gambut 

diskusi IABI
SOLO, 18/10 (BeritaJateng.net) – Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) bekerja sama dengan  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa menggelar diskusi publik tentang Strategi Pencegahan Dan Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).  

Saat ini masalah kebakaran lahan dan hutan hingga berakibat timbulnya kabut asap sudah menjadi masalah regional. Kebakaran lahan dan hutan yang berujung pada bencana kabut asap merupakan peristiwa terbesar dalam beberapa dekade terakhir. Dan Indonesia menjadi pengeskpor asap untuk negara tetangga sekitarnya   

Puji Pujiono, perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangkok bagian Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia Pacifik yang menjadi fasilitator mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi permasalahan regional termasuk imbas dari kebakaran yang berupa kabut asap.  

“Masalah asap adalah masalah yang tidak mengenal batas. Sudah menjadi masalah internasional. Kerusakan ekosistem bukan hanya menimpa Indonesia, namun dampaknya menimpa secara regional,” jelasnya usai acara diskusi di Solo Jawa Tengah, Minggu (18/10). 

Diskusi yang dilakukan oleh para ahli, akademisi, pemerintah, juga dunia usaha yang perduli terhadap kebakaran lahan dan hutan ini berupaya menghasilkan solusi terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut lahan juga tentang restorasinya. 

Tri Handoko Seto dari Badan Pengkajian Dan Penerapan Tekhnologi (BPPT) menilai perlu di lakukan upaya untuk mengembalikan fungsi simpanan air dalam lahan gambut agar tidak kering dan menjadi pemicu terjadinya kebakaran lahan gambut. 

Terkait perda yang menyebutkan bahwa pembakaran lahan di bawah dua hektar masih di perbolehkan Seto menilai hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Namun metodenya juga harus diperhatikan. 

Seandainya di perbolehkan membakar lahan tetap harus ada ketentuannya, implematasinya harus jelas. Seperti bagaimana metodenya, panduan membakarnya ada, semua ada ketentuannya.  

“Salah satu caranya sebelum membakar lahan gambut dibuat sekat dulu di sekeliling lahan gambut agar api tidak menjalar keluar,” pungkasnya. (BJ24)