Home Ekbis Catat!! Per Oktober 2017 Bayar Tol Di Jateng Harus Pakai E-Tol

Catat!! Per Oktober 2017 Bayar Tol Di Jateng Harus Pakai E-Tol

82
0
Penontunaian pembayaran tol

Semarang, 29/9 (BeritaJateng.net) – Mulai tanggal 30 September 2017 pembayaran di jalan tol akan dilakukan sepenuhnya secara nontunai menggunakan uang elektronik (elektronifikasi pembayaran tol). Dengan mekanisme tersebut diharapkan akan mempercepat proses proses pembayaran di jalan tol, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih cepat dan nyaman.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, dalam press conference Elektronifikasi Pembayaran Jalan Tol di kantor BI Semarang, Kamis (28/9/2017), yang dihadiri pula oleh perwakilan dari PT. Jasa Marga dan PT Trans Marga Jateng selaku pengelola jalan tol di semarang, serta perbankan, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng.

“Implementasi elektronikasi pembayaran tol di Jawa Tengah akan dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu tahap I dimulai 30 September 2017 untuk gerbang tol Gayamsari dan Muktiharjo. Kemudian tahap II dimulai pada 31 Oktober 2017 untuk gerbang tol Manyaran, Tembalang dan ruas Banyumanik-Solo,” ucap Rahmat.

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempermudah masyarakat memperoleh uang elektronik, dilakukan penjualan kartu uang elektronik di gardu tol dan SPBU, serta penambahan lokasi pengisian ulang (top up) uang elektronik.

Masyarakat dihimbau untuk mempersiapkan uang elektronik dan mengecek di gerbang tol. Top Up dan pengecekan saldo uang elektronik dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, internet banking, merchant, dan toko ritel. Apabila masyarakat mengalami gangguan atas uang elektronik yang digunakan dapat menghubungi bank yang menerbitkan uang elektronik tersebut.

BI dan Kementerian PUPR terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan system pembayaran elektronik di jalan tol. Selain target implementasi 100 % non tunai di 31 Oktober 2017, target berikutnya adalah mewujudkan transaksi non tunai di jalan tol tanpa perlu menghentikan kendaraan (multi lane free flow), yang rencananya akan terwujud di akhir 2018.

“Dengan menggunakan uang elektronik, pembayaran tol menjadi lebih cepat, praktis dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran di jalan tol,” pungkas Rahmat Dwisaputra.

Dalam kesempatan tersebut GM Jasa Marga Cabang semarang, Dwi Winarsa menegaskan bahwa mulai tanggal 30 september pihaknya sudah siap untuk menerima transaksi non tunai

“Persiapan fisik tentunya kita sudah pasang alat. Rider kita sudah pasang di 4 gardu, kemudian di Muktiharjo kita juga sudah pasang 8 gardu. Jadi prinsip kita sudah siap untuk menerima transaksi non tunai per tgl 30 September,” ucapnya. (Bj/el)