Home Lintas Jateng Catat! Launching Koridor 8 Trans Semarang, Naik BRT dan Feeder Gratis

Catat! Launching Koridor 8 Trans Semarang, Naik BRT dan Feeder Gratis

420
Launching Koridor 8 Trans Semarang

Semarang, 5/12 (BeritaJateng.net) – Bus Rapit Transit (BRT) Trans Semarang berencana meluncurkan Koridor kedelapan rute Terminal Cangkiran – Gunungpati – Manyaran – Balaikota –Simpang Lima –PP pada Jumat 6 Desember 2019 bertempat di Waduk Jatibarang.

Selain meluncurkan koridor kedelapan ini, Trans Semarang turut meluncurkan rute Feeder 1 dan Feeder 2. Rute Feeder 1 akan melewati Rute PRPP – Ngaliyan dan Feeder 2 melayani rute Bangetayu – Kaligawe.

Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengungkapkan sebagai bagian promosi kepada masyarakat di seputar rute yang dilalui Trans Semarang ini, tanggal 7 dan 8 Desember 2019 akan digratiskan tarif naik Trans Semarang khusus koridor 8, Feeder 1 dan 2.

“Tarif gratis selama dua hari ini hanya berlaku untuk koridor baru dan rute Feeder 1 dan 2,” ujar Ade.

Ade ingin dalam pengenalan koridor baru ini, masyarakat berkesempatan mengetahui rute jalur Trans Semarang. Pada kegiatan Sosialisasi yang telah diadakan pada 19-21 November lalu, terlihat antusias yang tinggi dari masyarakat.

“Kami menyambutnya dengan melakukan pengenalan yakni memberikan promo tarif gratis selama dua hari Sabtu dan Minggu (6 – 7 Desember 2019),” tambahnya.

Lebih lanjut Ade menjelaskan rute koridor 8 sejalan dengan pengembangan jalur Wisata di Kota Semarang. Dimana rute koridor 8 akan melewati berbagai lokasi Objek Wisata seperti Waduk Jatibarang, Goa Kreo, Plaza Kandri, Museum Ronggowarsito.

Koridor 8 direncanakan menggunakan armada bus sedang, 18 unit. Dengan 2 armada sebagai cadangan. Jam pelayanan untuk Koridor 8 dimulai pukul 5.30 – 17.45 setiap harinya dengan jarak tempuh 59 km.

Ade berharap dengan adanya rute koridor 8 yang melewati tempat Wisata, masyarakat diseputar jalur Trans Semarang turut berkembang. Hal ini sejalan dengan program Walikota Semarang untuk aktiv dalam mengembangkan ekonomi setempat.

“Dibukanya koridor 8 dengan rute tersebut sesuai dengan harapan masyarakat Kota Semarang agar transportasi massal Trans Semarang dapat menjangkau hingga ke daerah pinggir Kota Semarang”,jelas Ade.

Tak cuma itu, demi menjangkau ke Pemukiman dengan akses jalan yang relatif kecil, Trans Semarang juga menyiapkan feeder sebagai sarana transportasi. Keberadaan rute feeder ini diharapkan bisa melayani transportasi masyarakat di berbagai wilayah permukiman.

“Banyak wilayah perkampungan maupun perumahan yang tidak mempunyai kualitas lebar jalan yang memenuhi syarat untuk dilewati armada kami, sehingga kami berencana mengembangkan feeder,” tambah Ade.

Feeder sendiri, lanjutnya, merupakan armada pengumpan Trans Semarang agar bisa menjangkau lokasi yang tidak bisa dilalui Bus Trans Semarang, maka digunakan unit Elf Long chasis. (El)