Home News Update Cari Figur Pemimpin, Koalisi PKS-Golkar-Demokrat Undang Pakar Akademisi

Cari Figur Pemimpin, Koalisi PKS-Golkar-Demokrat Undang Pakar Akademisi

image

Semarang, 30/4 (BeritaJateng.net) – Koalisi partai politik dari PKS, Golkar dan Demokrat mengundang 5 pakar akademisi dari Semarang dengan tujuan untuk memberikan masukan dalam mencari sosok calon pemimpin Kota Semarang periode 2016-2021 mendatang. Lima akademisi tersebut yakni Andreas, Yulianto, Budi Setiono (Undip), Andreas Pandiangan (Unika), Djawadi Hafiz (Unissula) dan Amir Machmud, wartawan senior.

“Tujuan mengundang akademisi ini untuk memberikan pertimbangan masukan kepada koalisi partai kami dalam ikut menggagas calon pemimpin di Kota Semarang mendatang,” ungkap Ketua Tim Perumus Koalisi PKS Suharsono, dalam acara Menggagas Pemimpin, Kamis, (30/4).

Ia mengatakan, dalam waktu dekat juga akan mengundang tokoh-tokoh masyarakat dengan tujuan yang sama. Tokoh yang diundang tersebut nanti diantaranya Mantan Wali Kota Semarang, Sukawi, Mahfud Ali dan masih banyak lagi. “Jadi dalam pencarian pemimpin ini juga melibatkan masyarakat dan pakar dibidangnya. Dan nantinya kami ingin mengajak masyarakat untuk menyampaikan langsung kriteria calon pemimpin yang diinginkan,” katanya.

Semantara itu, Yulianto dalam pemaparannya mengatakan sosok kepemimpinan merupakan sosok yang memiliki produk langsung dimasyarakat serta memiliki dukungan besar. Selain itu, partai besar juga harus memiliki kekuatan besar dan memiliki kedekatan massa.”Sekarang yang menjadi pemenang itu mesin partai dan jaringan sosial. Selain itu, figur juga harus memiliki lintas apa saja. Sehingga calon figur harus memiliki kekuatan tunggal yang besar dan maju dengan kekuatan sendiri. Respon serta elektabilitas tinggi juga sangat mendukung,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, dalam mencari figur yang nantinya akan ditampilkan memiliki kapasitas yang rasional dan proporsional. Selain itu, figur nantinya diharapkan yang bisa menjadi sumber pngikat melainkan sumber konflik. “Mampu meningkatkan kekuatan dan loyalitas kader. Juga jangan mencari pemipin yang mudah marah. Cari kepemimpinan yang memiliki stagnan, yang bisa menjadi alternatif. Semoga koalisi PKS, Gokar dan Demokrat nantinya tidak hanya menjadi pelengkap pemenang saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Kota Semarang, Agung Budi Margono mengatakan pihaknya menggandeng akademisi serta akan mengundang tokoh masyarakat agar lebih dekat dengan publik.”Calon ini tidak hanya dipilih oleh partai tapi juga harus dipilih oleh rakyat. Sehingga kita betul-betul cermat menyangkut masa depan kota semarang,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan lebih banyak mendengar masukan dari lima pakar yang diundang dengan harapan agar lebih maksimal dan dapat diterima di masyarakat.Diakuinya, para pakar juga mendorong untuk mencari figur yang berkualitas.”Dari masukan para pakar, di dapat ide baru untuk seleksi calon nantinya, seperti model debat calon atau wawancara. Sehingga calon yang elektabel dan bisa akuntabel bisa di peroleh, ibaratnya kita ini koki, yang akan menggodok dan menyajikan hasil terbaik,” imbuhnya. (BJ05)

Advertisements