Home News Update Cari Bibit Baru, PB Djarum Gelar Audisi Bulu Tangkis

Cari Bibit Baru, PB Djarum Gelar Audisi Bulu Tangkis

37
0
Cari Bibit Baru, PB Djarum Gelar Audisi Bulu Tangkis
              KARANGANYAR, 22/7 (BeritaJateng.net) – Pencarian bibit baru untuk menjadi atlet bulu tangkis berprestasi sedang digelar PB Djarum dalam rangkaian audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di gelar di GOR. RM Said Karanganyar mulai 22-24 Juli 2017.
            Animo peserta audisi di kelompok KU 11 dan KU 13 sangat luar biasa. Sebanyak 619 peserta menjalani screening atau tahap seleksi awal oleh para pelatih dan tim pencari bakat PB Djarum.
             Pencarian bakat untuk kelompok umur KU-11 dan KU-13 bertujuan mencari atlet berbakat di usia dini yang masih bisa diarahkan dan dibina untuk menjadi atlet profesional. Dan peminat audisi di kelompok ini sangat tinggi dan bersalah tidak hanya dari Solo dan sekitarnya namun juga dari propinsi lain.
              “Persaingan terlihat lebih ketat dari audisi sebelumnya di lokasi lain.  Kita berharap persaingannya bisa semakin kompetitif,” jelas salah satu tim pencari bakat Sigit Budiarto kepada wartawan di sela-sela proses audisi di GOR RM Said, Karanganyar, Sabtu (22/7/2017).
               Sigit juga menyampaikan banyak kreteria untuk mencari atlet berbakat dalam kompetisi kali ini. Menang ataupun kalah tidak menjadi tolok ukur utama. Yang di perlukan adalah memiliki  teknik dasar yang bagus, gripnya bagus, langkah kakinya, pukulannya, sampai strategi mengatasi serangan lawan.
              “Selain itu harus memiliki daya juang yang tinggi,” lanjut Sigit.
              Sementara itu Bupati Karanganyar yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang PBSI Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa bulu tangkis merupakan olah raga yang sangat memasyarakat.
             “Bahkan di desa-desa punya balai desa yang gedungnya sering digunakan untuk bermain badminton (bulu tangkis),” lanjut Juliyatmono.
              Selain itu ungkap Juliyatmono kehadiran legenda bulu tangkis ke Kabupaten lereng Lawu ini bisa menambah motivasi atlet muda berbakat dari daerah.
               “Semoga nanti, 10 tahun lagi akan ada juara dunia yang lolos dari (audisi umum) ini, dan saya yakin itu,” tandasnya. (DB/EL)