Home Headline Caleg Terjerat Narkoba, Gerindra Enggan Beri Pendampingan Hukum

Caleg Terjerat Narkoba, Gerindra Enggan Beri Pendampingan Hukum

127
0
Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro
       Semarang, 10/1 (BeritaJateng.net) – Penangkapan seorang calon legislatif DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra Arsa bahra putra (24)  saat pesta sabu di sebuah rumah, DPD Gerindra Jateng tidak akan memberikan pendampingan, dan menyerahkan ke aparat kepolisian.
       Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro, sangat  menyesalkan perbuatan yang mencoreng nama partai dimana para kader dan pendukung sedang berjuang dalam pemilu 2019. Meski arsa merupakan caleg dari Gerindra namun tidak tercatat sebagai kader meski memegang kartu tanda anggota.
        Sriyanto mengakui Arsa sebenarnya merupakan caleg potensial karena masih muda. Menurutnya perbuatan arsa yang berkaitan dengan narkoba membuatnya tidak akan diberi bantuan hukum oleh partai. Terkait sanksi, pihaknya masih memegang asas praduga tak bersalah sehingga tetap menunggu proses hukum hingga selesai.
        “Untuk korupsi dan narkoba kita tidak ajukan pendampingan, bagi partai itu cukup berat. Kita ikuti dulu proses hukum kita memegang praduga tidak bersalah, kalau terbukti sesuai mekanisme partai sampaikan ke DPP karena kta yang keluarkan pusat. Pemecaran atau pencabutan kta itu sikap pusat,” ujarnya
       Arsa Bahra Putra merupakan caleg muda DPRD tingkat  Kota Semarang dari Parta Gerindra dengan nomor urut 2 dengan dapil 1 daerah Semarang Utara, Semarang Tengah dan Semarang Timur.
       Ia tertangkap Satuan Res Narkoba Polrestabes Semarang saat pesta sabu di sebuah rumah di Jalan Sedayu Indah, Bagetayu Wetan, Genuk, Kota Semarang bersama pemilik rumah, agus. Dari penangkapan tersebut polisi mengamankan  sabu seberat 0,5 gram beserta alat hisap. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here