Home Headline Cakap Berbahasa Inggris, Yogyakarta Sabet Penghargaan EF EPI Awards 2019

Cakap Berbahasa Inggris, Yogyakarta Sabet Penghargaan EF EPI Awards 2019

325
PENGHARGAAN- Drs. Umar Priyono, M.Pd, Asisten Sekretaris Daerah DIY, Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat, menerima Penghargaan EF EPI Awards 2019, dari EF Education First, untuk predikat Best Improved Region dan Best Region dalam hal Kecakapan bahasa Inggris. Penghargaan diserahkan oleh Director of Corporate Affairs EF Indonesia, Juli Simatupang, Senin (10/2/2020), di Kepatihan Danurejan, Yogyakarta. FOTO : ISTIMEWA

*Predikat Most Improved Region dan Best Region

YOGYAKARTA, 10/2 (BeritaJateng.net) – Provinsi Yogyakarta berhasil meraih dua predikat sebagai Most Improved Region dan Best Region dalam tingkat kecakapan berbahasa Inggris di ajang EF EPI Awards 2019.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Director of Corporate Affairs EF Indonesia, Juli Simatupang, kepada perwakilan Pemerintah Daerah DIY, Asisten Sekretaris Daerah DIY, Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat, Drs. Umar Priyono, M.Pd, di Kepatihan Danurejan, Yogyakarta, Senin (10/2/2020).

Berdasarkan laporan EF EPI edisi ke-9/2019 yang telah dipublikasikan bersamaan dengan EF EPI Awards, data menunjukkan bahwa skor kecakapan bahasa Inggris di wilayah Yogyakarta mengalami peningkatan paling tinggi dibandingkan dengan 10 wilayah lainnya di Indonesia, dari skor 53.21 menjadi 54.46 (yoy) atau naik +1.25 dari tahun sebelumnya. Dari pencapaian ini, Yogyakarta termasuk dalam kategori tingkat ‘Kecakapan Menengah’ atau Moderate Level.

Dari kategori ‘Kecakapan Menengah’ ini menunjukkan jika masyarakat Yogyakarta secara umum telah mampu memahami lirik lagu dengan baik, berpartisipasi dalam pertemuan mengenai bidang keahlian tertentu dan melakukan korespondensi secara profesional, terkait hal atau bidang yang dikuasainya dengan menggunakan bahasa Inggris.

Director of Corporate Affairs EF Indonesia, Juli Simatupang mengatakan, pencapaian yang diraih oleh Yogyakarta tentunya dicapai melalui usaha dan upaya yang dilakukan baik oleh pemerintah melalui kebijakan dan program-programnya, serta pihak-pihak lain. Dalam hal ini termasuk swasta yang turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah untuk mendorong peningkatan kemampuan bahasa Inggris, serta tentunya karena semangat belajar yang tinggi dari seluruh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Umar Priyono, M.Pd, Asisten Sekretaris Daerah DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat mengatakan, penghargaan yang diberikan oleh EF Education First kepada Yogyakarta merupakan salah satu hasil kerja nyata dari kesungguhan semua pihak yang terlibat dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris masyarakat di Yogyakarta.

Sebagai bentuk dukungan dan upaya untuk terus membantu peningkatan kemahiran berbahasa Inggris masyarakat Indonesia termasuk Yogyakarta, EF Education First menyosialisasikan dan memberikan EF Standard English Test (EF SET), yang hasilnya dapat dipergunakan oleh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan di provinsi Yogyakarta sebagai referensi untuk mengetahui tingkat kecakapan bahasa Inggris yang dimiliki.

EF SET merupakan tes bahasa Inggris online yang dikembangkan oleh pakar dan peneliti terkemuka di dunia, memiliki sertifikasi standar internasional yang mengacu pada Common European Framework Reference (CEFR) atau dengan perkiraan skor setara TOEFL dan IELTS.

Hingga akhir 2019 lalu, tes ini telah diikuti oleh 2,3 juta orang dewasa dari 100 negara di dunia. Tahun ini, EF juga mengadakan sosialisasi roadshow ke sekolah-sekolah di Indonesia, dan telah diikuti oleh lebih dari tiga ribu siswa/i Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pembelajaran di EF, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia, yang diantaranya bisa dicapai melalui keterampilan berkomunikasi serta kemampuan berbahasa Inggris, dimana dari dua kemampuan ini akan terbuka peluang besar bagi kita untuk memiliki pengetahuan dan wawasan internasional, memperluas network, serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi persaingan global,” pungkas Juli. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 − three =