Home Headline Bus Vs Mini Bus, Lima Tewas

Bus Vs Mini Bus, Lima Tewas

Ilustrasi

Banyuwangi, 4/1 (Beritajateng.net) – Satlantas Kepolisian Resor Banyuwangi melaporkan lima orang tewas akibat kecelakaan antara bus dengan minibus di jalan raya Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, karena itu polisi kini menyelidiki penyebab musibah itu.

Lima orang yang meninggal adalah sopir minibus Kusnadi (44) warga Kabupaten Situbondo dan empat penumbang minibus dari Kabupaten Sumenep yakni Mardiyah (60), Ismiyah Nur Afifa (16), Afri Farika (14) dan Munawali (50).

“Kami masih mengumpulkan keterangan para saksi, korban, dan juga sopir yang hidup. Penyebab kecelakaan ini masih terus kami dalami,” kata Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Amar Hadi.

Bus Setiawan jurusan Trenggalek-Malang-Denpasar bernomor polisi AG 7192 UA berpenumpang 35 orang melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi bertabrakan dengan sebuah minibus bernomor polisi DK 1624 DS berpenumpang 19 orang.

Semua penumpang minibus merupakan warga Sumenep dan sekitar Kepulauan Kangean yang berlibur di Pulau Bali dan hendak menuju ke Pelabuhan Jangkar Kabupaten Situbondo untuk menyeberang ke Madura.

Lima orang meninggal dan sebanyak 14 penumpang minibus mengalami luka berat, serta sopir bus Setiawan yang bernama Mariono (40) warga Trenggalek mengalami patah tulang.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memastikan kronologi peristiwa kecelakaan maut yang menyebabkan lima orang meninggal dan 15 orang terluka di jalur provinsi yang menghubungkan Kabupaten Banyuwangi-Situbondo itu.

“Masih belum bisa memastikan kronologis pastinya karena kami masih memeriksa saksi,” katanya singkat.

Ia hanya menyatakan bus melaju dari arah utara (Situbondo) dan minibus dari arah berlawanan (Banyuwangi), kemudian di tikungan Dusun Krajan, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo terjadi benturan cukup beras hingga badan minibus ringsek tidak berbentuk.

“Seluruh korban yang luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi dan sopir bus mengalami patah tulang,” ujarnya. (Ant/Bj02)