Home News Update Bus Handoyo Terjun Ke Sawah, Delapan Penumpang Tewas

Bus Handoyo Terjun Ke Sawah, Delapan Penumpang Tewas

952
Bus Handoyo terjun bebas ke sawah akibat rem blong mengakibatkan 8 penumpang tewas.

Pemalang, 18/12 (BeritaJateng.net)  – Bus Handoyo jurusan Yogyakarta-Jakarta mengalami kecelakaan tunggal di tikungan Sopi Desa Bulakan Kecamatan Belik, Pemalang, Sabtu (17/12) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Bus bernopol AA 1409 EA tersebut terjun ke sawah di bawah jalan setelah gagal melewati tikungan yang menurun. Akibatnya delapan penumpang tewas, serta belasan lainnya mengalami luka-luka. Beberapa korban terjepit badan bus yang terguling sehingga evakuasi dilakukan hingga memakan waktu 3 jam dan baru selesai, Minggu (18/12) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut Kasir (50) pemilik warung makan tak jauh dari lokasi, saat itu sekitar pukul 23.30 dirinya tengah berada di dalam tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah jalan dan jeritan saling bersahutan. Sontak ia keluar dan terlihat sebuah bus sudah dalam keadaan terguling di tikungan tak jauh dari rumahnya, sontak ia bersama beberapa warga langsung memberikan pertolongan. Petugas Kepolisian yang datang tak lama kemudian juga membantu mengevakuasi korban dari bangkai kendaraan dan di angkat ditaruh di depan warung sambil menunggu ambulan.

“Ada korban yang terjepit badan bus sehingga sulit diambil, namun setelah dilakukan berbagai cara antara lain dengan menggali tanah yang ada dibawahnya tubuh korban berhasil dikeluarkan sekitar 3 jam kemudian dengan kondisi penuh lumpur,situasinya sangat memprihatinkan karena ada yang menjerit dan menangis meminta tolong padahal kondisi di lokasi gelap,” katanya.

Karena jumlah korban yang cukup banyak akhirnya evakuasi dilakukan ke sejumlah rumah sakit antara lain, Rumah Sakit Mardlotilah Randudongkal, RSI Moga, Rumah Sakit Dr M Ashari Pemalang serta Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang. Sebagian korban luka ringan sudah meninggalkan rumah sakit, akan tetapi jenazah dan korban luka berat masih berada di tempat.

Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winisuda melalui Kasatlantas AKP Riswanto, di  tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah menjelaskan, diduga kendaaan Bus Handoyo mengalami gangguan di sistem rem sehingga tidak maksimal, hal ini bahkan diungkapkan oleh pengemudinya bernama Agus Suyanto (50) warga Cacaban 04/12 Magelang. Sebelum berangkat bahkan bus sempat ganti kampas rem dan shockbreaker depan, namun tidak diketahui apakah telah diujicoba terlebih dahulu secara cermat atau tidak.

“Karena itu kita akan mengundang Dinas Perhubungan untuk melakukan pengujian terhadap kelaikan sistem rem bus, yang jelas menurut pengakuan pengemudi saat itu sudah berusaha menurunkan gigi persneling dari 4 ke 3 akan tetapi laju bus tidak terkendali sehingga meluncur kencang menabrak besi pembatas jalan dan terguling masuk sawah,”jelasnya.

Menurut AKP Riswanto trayek bus Yogyakarta-Jakarta melalui Banyumas dan Purwokerto, akan tetapi ketika sampai di Sokaraja awak kendaraan mendapatkan kabar terjadi kemacetan di jalur Selatan mereka akhirnya putar balik dan mengambil jalur Purbalingga menuju Pemalang melalui Belik dan mengalami musibah. Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia sebanyak 8 orang, dan 15 lainnya luka-luka, sedangkan penumpang bus seluruhnya berjumlah 42 orang dengan sopir 2 dan kernet 1. Pengemudi bus hingga saat ini masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut data Korban Meninggal Kecelakaan Bus Handoyo AA 1409 EA di Desa Beluk Pemalang yang berhasil dihimpun BeritaJateng.net dari Satlantas Polres Pemalang.

1. Sukono (72) Desa Paberasan 02/02 Cilacap.

2. Sumiyati (34) Pisangan Timur Pulogadung.

3. Mustamil (48) Tlahap Gunung 13/06 Lempuro Kajoran.

4. Asmawi (46) Ngampil Deto Sleman.

5. Yunizar Sulistyo Putri (54) Desa Sruweng 01/05 Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen.

6. Sugiyanti (35) Kalikoles 03/01 Purworejo.

7. Mardi, masih dalam proses identifikasi.

8. Mrs X, perempuan berumur sekitar 50 tahun. (Bj/EL)