Home Headline Buron Setahun, Nasib Ceprok Berujung Timah Panas Polisi

Buron Setahun, Nasib Ceprok Berujung Timah Panas Polisi

238
0
Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, tunjukkan barang bukti tindak kejahatan.
           KARANGANYAR, 24/11 (BeritaJateng.net) – Setahun lebih menjadi buronan dalam kasus pencurian, pelarian SP alias Ceprok berakhir dengan sebutir timah panas yang menembus kakinya, pada  Kamis (2/11/2017) saat mencoba melarikan diri dari sergapan petugas Satreskrim Polres Karanganyar. Selain mengamankan SP, petugas juga menangkap PM rekannya dalam aksi tindak kejahatan.
            Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, kepada wartawan, mengatakan, aksi yang dilakukan keduanya yakni mengambil sebuah burung Murai dan Jalak Uren yang diletakkan didepan rumah milik Cipto Sutarto (59) warga Bandardawung, Tawangmangu pada 25 Januari 2016 lalu.
            Saat itu papar Henik, kondisi rumah sedang sepi karena pemiliknya sedang ke pasar. Selain mengambil burung, kedua pelaku juga menguras habis harta korban yang disimpan dalam kamar. Perhiasan emas seberat 20 gram senilai Rp. 10 juta dan uang tunai sebanyak Rp. 10 juta raib dibawa dua kawanan perampok tersebut.
           “Pelaku masuk melalui jendela ketika melihat rumah dalam keadaan kosong,” jelas Henik, Kamis (23/12/2017).
             Selain merampok di Bandardawung, hasil pengembangan penyidikan diketahui keduanya juga melakukan aksi serupa di Karangpandan. Dalam aksinya keduanya membawa kabur gelang emas seberat 10 gram senilai Rp. 5 juta rupiah.
            Saat ini penyidik terus mengembangkan penyidikan kepada kedua pelaku dalam menjalankan aksinya selalu mengincar rumah yang kosong ditinggal pergi penghuninya.
            “Kepada kedua pelaku, di jerat dengan pasal 363 ayat  (1) ke 3e, 4e dan 5e KUHP, dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkas Henik. (Db/El)