Home Headline Bupati Pekalongan Promosi Batik Ke Rusia

Bupati Pekalongan Promosi Batik Ke Rusia

1006
0
PROMOSI: Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (kanan) mempromosikan batik ke Rusia baru-baru ini.
      KAJEN, 8/8 (BeritaJateng.net) – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, di sela-sela acara Festival Indonesia Ke 3 di Moscow atas undangan Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Belarusia tanggal 2-6 Agustus 2018, menyempatkan diri untuk mengelilingi area  Krasnaya Presnya, sebuah taman kota seluas 16,5 hektare yang menjadi lokasi perhelatan   Festival Indonesia Ke 3 saat ini.
       Dalam ajang ini, bupati mendapat kehormatan juga untuk menyerahkan atau mempromosikan batik Pekalongan untuk menjadi salah satu koleksi di The State Museum of Oriental Art, Moscow, satu-satunya museum di Rusia yang mengoleksi, melestarikan, meneliti, dan mempromosikan benda-benda seni yang berasal dari negara-negara di Asia.
       Penyerahan batik langsung diterima oleh Profesor A. Sedov, General Director the State Museum of Oriental Arts, Moscow. Penyerahan sendiri dilakukan sebagai bentuk diplomasi budaya dan ekonomi dalam lingkup internasional juga dilakukan kepada Pemerintah Kota Moscow yang diwakili oleh Ilya Kuzmin, Kepala Deputi Departemen Ekonomi Eksternal dan Kerjasama Internasional, Pemerintah Kota Moscow.
       Bupati Pekalongan mengungkapkan ajang Festival Indonesia ke 3 di Moscow sebagai ajang promosi batik Pekalongan. “Serta sebagai pintu masuk internasionalisasi Batik Pekalongan yang pada akhirnya akan mampu mengangkat produk-produk lokal dan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
       Pada kesempatan yang sama juga dilakukan kunjungan ke Masjid Agung Moscow atau Moscow Cathedral Mosque. Masjid ini tercatat sebagai masjid terbesar di Kota Moscow, Rusia dan bisa menampung 15.000 jamah ketika salat Jumat.
       Bupati Pekalongan diterima langsung oleh Damir Gizatulin, First Deputy Chairman of The Russian Mufti Council dalam suasana  yang hangat dan penuh keakraban. Dalam perbincangan selama sekitar satu jam sambil menunggu pelaksanaan salat Jumat,
Mufti Masjid Agung Moscow tersebut banyak bercerita tentang kondisi Islam dan umat muslim di Rusia dan di Moscow secara khusus.
       Dia menyebutkan bahwa di Rusia terdapat lebih dari 25 juta umat muslim dan dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat jumlahnya. Pihaknya mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Rusia yang memberikan dukungan terhadap perkembangan Islam di negara tersebut.
       Damir Gizatulin juga mengatakan banyak belajar dari Umat Muslim Indonesia selama berinteraksi di mekkah pada musim haji. Beliau mengapresiasi pengelolaan ibadah haji Indonesia yang well-organized.
        Sementara Bupati Pekalongan juga berharap untuk terjalinnya hubungan yang lebih akrab antara umat muslim di Rusia dan di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut beliau juga menyerahkan Batik Pekalongan secara khusus untuk Masjid Agung Moscow sebagai simbol persaudaraan dan bentuk promosi batik Pekalongan ke dunia Internasional. (ST/EL)