Home News Update Bupati Jepara : Sekolah Jangan Terjebak pada Pengajaran

Bupati Jepara : Sekolah Jangan Terjebak pada Pengajaran

Perayaan Harlah Yayasan Fadlun Nafis
Perayaan Harlah Yayasan Fadlun Nafis
Perayaan Harlah Yayasan Fadlun Nafis

Jepara, 2/6 (BeritaJateng.net) – Sekolah-sekolah di Kabupaten Jepara diharap tidak terjebak pada system pengajaran serta harus mengutamakan mutu pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik, hal ini disampaikan Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi  di Jepara, Senin.

“Peningkatan mutu pendidikan sangat penting bagi masa depan anak, karena melalui hal tersebut dapat dijadikan pegangan anak di lingkungan masyarakat,” ujar Marzuqi saat puncak acara peringatan hari lahir (harlah) kedua Yayasan Fadlun Nafis Bangsri Jepara serta haul H Fadlan dan Hj Nafisah di SMK Fadlun Nafis Jepara.

Menurutnya, pendidikan merupakan modal yang sangat mendasar yang harus dimiliki anak. Sebab dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Selain itu, lanjutnya, peran guru yang memiliki posisi yang sangat penting dan strategi dalam pengembangan potensi yang dimiliki peerta didik. Pada diri gurulah kejayaan dan keselamatan masa depan bangsa dengan penanaman nilai-nilai dasar yang luhur sebagai cita-cita pendidikan nasional.

“Pendidikan merupakan pembentukan karakter dengan membentuk kepribadian sejahtera lahir dan batin, yang ditempuh melalui pendidikan agama dan pendidikan umum. Oleh karena itu harus mampu mendidik diperbagai hal, agar ia menjadi seorang pendidik yang proposional. Sehingga mampu mendidik peserta didik dalam kreativitas dan kehidupan sehari-harinya,” paparnya.

Hal senada juga disampaikan penceramah KH Syarofudin dari Rembang yang ikut mengupas tema pendidikan. Dia lantas membedakan perbedaan pendidikan dan pengajaran.  “Kalau pengajaran itu hanya mentransfer ilmu, sedangkan pendidikan lebih ke penghayatan. Pengajaran cukup hafal Rukun Islam, tetapi pendidikan mengupayakan peserta didik paham dan mampu untuk mengamalkannya,’’ jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Fadlun Nafis M Zainuddin menambahkan, guru harus menjadi panutan yang baik bagi siswanya. Guru dalam proses belajar mengajar mempunyai fungsi ganda, sebagai pengajar dan pendidik, maka guru secara otomatis mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mencapai kemajuan pendidikan. (BJ)