Home Headline BST Disunat Oknum Perangkat RT RW di Semarang

BST Disunat Oknum Perangkat RT RW di Semarang

339

Semarang, 28/5 (BeritaJateng.net) – Carut marut penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) terjadi di Kota Semarang. Sejumlah oknum perangkat desa didapati memangkas bantuan Tunai dari Kementerian Sosial yang diterima warga.

Tak tanggung-tanggung, BST yang disunat bahkan mencapai Rp 400ribu.

Mbah R (70 tahun) warga Kampung Grujugan, RT 1/7 Podorejo, Ngaliyan, Semarang mengaku didatangi pihak RT dan RW setempat secara langsung. Ia menceritakan bahwa dana BST senilai Rp 600ribu yang diterimanya harus dikembalikan Rp 400ribu untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat lain yang membutuhkan.

“Diminta pak RT dan RW Rp 400ribu. Nantinya mau dibagi ke yang lain, supaya merata. Jadi saya hanya dapat Rp. 200ribu,” ujarnya.

Tak hanya di RW 7, di RW 6 hal serupa juga terjadi. MH (47 tahun), buruh serabutan warga RT 3/RW 6 Kelurahan Podorejo, Ngaliyan ini juga sempat diminta Rp. 400ribu oleh oknum perangkat desa. “Sempat diminta Rp. 400ribu, buat dibagi ke yang lain. Pemerataan katanya,” terangnya.

Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi saat dihubungi Berita Jateng menyatakan akan melakukan penelusuran dan menindaklanjuti aduan. “Saya akan tindak lanjuti. Karena itu bisa masuk pelangggaran berat, termasuk pidana,” ujar Hendi melalui pesan singkat.

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengaku telah mengonfirmasi Lurah setempat. “Semula memang ada kesepakatan antara Ketua RT dan warga, bahwa yang menerima BST bersedia dibagi bersama, untuk alasan pemerataan,” kata Ita sapaan akrab Hevearita.

Tetapi, lanjutnya, kesepakatan tersebut tidak jadi dilaksanakan dan uang BST yang ditarik sudah dikembalikan secara utuh kepada Penerima BST.

Seperti diketahui, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp. 600ribu kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Ada 94ribu BST yang disalurkan untuk warga Kota Semarang. Data tersebut bertambah 20ribu KPM, kini total ada 114.000 penerima BST di Kota Semarang. (El)