Home Ekbis BRT Trans Semarang  Koridor VII Mulai Disosialisasikan

BRT Trans Semarang  Koridor VII Mulai Disosialisasikan

177
0
BRT Trans Semarang  Koridor VII Mulai Disosialisasikan
        Semarang, 12/5 (BeritaJateng.net) – Badan Layanan Umum BLU Trans Semarang Dinas Perhubungan Kota Semarang selaku pengelola Armada BRT Trans Semarang, mulai melaksanakan sosialisasi kepada pemangku wilayah yang dilalui jalur BRT Trans Semarang koridor VII.
       Seperti yang berlangsung, Jumat (11/05/2018) di Aula Kecamatan Genuk, yang dihadiri langsung Kepala Dinas Kota Semarang, Plt. Kepala BLU Trans Semarang, dan Kasatlantas Polrestabes.
       Plt. Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti saat ditemui menyebutkan, melalui sosialisasi ini pihaknya ingin warga yang dilintasi armada bus BRT Trans Semarang mulai mengenal jalur baru ini. Apalagi nanti rencananya bagi warga yang menggunakan armada bus pada tanggl 15-16 Mei akan digratiskan sebagai pengenalan rute BRT koridor VII.
        “Sedangkan untuk kesiapan infrastruktur sarana dan prasarana seperti petugas tiket dan supir armada sudah siap 100 persen. Kami akan launching koridor baru ini pada tanggal 15 Mei nanti, dan bagi warga yang menggunakan armada BRT pada tanggal 15-16 Mei akan digratiskan sebagai bentuk pengenalan kepada warga,” jelas Ade.
        BRT Koridor VII, lanjut dia, akan melayani rute dari Terminal Terboyo melintas di jalan Woltermongunsido menuju ke Pasar Johar relokasi di MAJT dan terakhir melintas di jalan Pemuda. Adapun saat ini telah disiapkan 15 unit armada dan 38 shelter yang dipasang dibeberapa titik strategis termasuk didalam pasar johar relokasi.
        “Kesiapan kami mendekati 100 persen semua shelter sudah dipasang. Kami juga lakukan pemahaman rute kepada para supir sebanyak 22 orang agar mereka menghapalkan titik shelter. Sementara lainya ada, petugas tiket 56 orang, kasir dll  total ada orang ada 99 orang yang dipekerjakan di armada VII ini,” terangnya.
        Disisi lain tanggapan antusias dari warga juga cukup besar. Seperti yang disampaikan warga Karangroto Kecamatan Genuk, Siti Rubiyatun mengaku senang dengan keberadaan jalur armada koridor VII dalam waktu dekat, apalagi jalur tersebut akan masuk ke Pasar Johar relokasi yang memudahkan dirinya.
        Hal ini karena ketika dirinya akan menuju ke pasar johar relokasi, biasanya membutuhkan dua kali naik angkutan kota (Angkot) dan tidak masuk ke Pasar Johar relokasi di kawasan MAJT.
       “Lumayan kalau mau ke Johar, bisa hemat cukup satu kali bayar Rp, 3.500 sudah sampai depan pasar. Sebelumnya kalau mau kesana harus dua kali pindah angkot padahal sekali naik Rp. 4 ribu dan kadang angkot enggan masuk kedalam pasar,” ujarnya.
        Hal senada juga disampaikan warga Karangroto lainnya, Siti Kepyah, dengan beroperasinya armada bus BRT Trans Semarang di wilayah timur  Kota Semarang ini, akan membantu mobilitas warga. Utamanya bagi anak sekolah, karena naik BRT bagi pelajar cuma dikenai biaya Seribu rupiah.
         “Anak saya tahun ini mau masuk ke MAN 2 di Bangetayu, nah kalau naik BRT kan ongkosnya murah cuma Rp, 1.000. tapi saya berharap agar armada kalau bisa ditambah biar nunggunya tidak lama, kalau cuma segitu (15 armada) masih sedikit kelamaan nanti nunggunya,” pintanya. (El)