Home News Update BPBD Klaten Bentuk Sekolah Siaga Bencana

BPBD Klaten Bentuk Sekolah Siaga Bencana

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Klaten, 22/1 (Beritajateng.net) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Klaten  mendirikan Sekolah Siaga Bencana (SSB) sebagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarkat terhadap bencana.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Klaten sebagian wilayahnya sangat rentan terhadap bencana gunung meletus, gempa bumi, banjir, dan juga longsor.

Sekolah Siaga Bencana ini dibentuk di beberapa  Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

“Sekolah Siaga Bencana ini akan menargetkan sekitar 40 sekolah yang tersebar Kabupaten Klaten,” ungkap  Kepala Pelaksana Harian BPBD Klaten Sriwinoto di Klaten Jawa Tengah Kamis, (22/1/2015).

Menurut Sri Winoto adanya sekolah siaga bencana diharapkan meningkatkan kemampuan siswa memahami dan mengurangi resiko ketika ada bencana baik gempa bumi,gunung meletus. Siswa mampu  melakukan langkah pertama jika terjadi bencana. Mulai dari evakuasi hingga pertolongan pertama pada kecelakaan.

“Untuk mendirikan sekolah siaga bencana, kita juga berkoordinasi dengan Diknas Klaten. Bahkan kegiatan ini gratis bagi pihak sekolah yang  ingin menjadi sekolah siaga bencana. Agar tidak membebani murid atau orang tua murid,” tegasnya.

Salah satu cara yang dilakukan melatih kesigapan siswa di Sekolah Siaga Bencana (SSB), BPBD Klaten secara  intensifif  dibantu relawan dan SAR memberikan pembelajaran bagaimana yang harus dilakukan saat bencana terjadi di Klaten.

Kepala sekolah SMA 1 Karanganom, Widiharto sangat antusias menerima program SSB ini. Dan berharap agar  siswa lebih memahami bagaimana yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Dengan begitu resiko dampak bencana bisa diminimalisir  karena siswa sudah paham akan cara menghadapi dan mengurangi resiko yang mungkin terjadi (BJ24)