Home Nasional BPBD Kepri Antisipasi Bencana Gelombang Laut

BPBD Kepri Antisipasi Bencana Gelombang Laut

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Batam, 7/1 (BeritaJateng.net) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau melakukan serangkaian antisipasi kemungkinan bencana akibat gelombang laut yang tinggi di seluruh wilayah provinsi kepulauan itu sepanjang 2015.

“Kami terus mengantisipasi bencana gelombang laut, terutama pada musim utara seperti sekarang ini,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepri Edi Irawan kepada Antara di Batam, Rabu.

Sebagai provinsi yang 96 persen wilayahnya terdiri dari laut, maka BPBD selalu mengantisipasi berbagai bencana yang mungkin terjadi akibat gelombang pasang.

Bencana yang biasa terjadi pada musim utara dari sekitar November hingga Februari yaitu air laut pasang hingga menggenangi rumah-rumah panggung yang berdiri di atas pantai dan laut.

BPBD terus melakukan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di rumah-rumah panggung di atas laut di pulau-pulau pesisir agar terhindar dari bencana.

“Semoga tidak disertai gelombang pasang yang dapat menyebabkan rumah ambruk,” kata dia.

Bila terjadi bencana, BPBD juga sudah menyiapkan tenda pengungsian serta logistik untuk para korban. Sayang, Edi enggan menyebutkan besaran anggaran antisipasi bencana yang disiapkan Pemprov.

Sepanjang 2015, BPBD Kepri juga menyiapkan rangkaian sosialisasi kepada masyarakat dan guru sekolah mengenai penanggulangan bencana secara umum.

“Pada Januari ini juga kami akan sosialisasi kepada guru sekolah,” kata Edi.

Sementara itu, di antara seluruh kabupaten kota di Kepri, menurut dia, antisipasi paling besar dilakukan di Batam, mengingat jumlah penduduknya yang relatif lebih banyak.

Selain itu, di Batam juga kerap terjadi bencana puting beliung yang terjadi sewaktu-waktu.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten kota seluruhnya, karena mereka yang mengetahui kondisi daerah,” kata dia.

Sementara itu, BMKG Hang Nadim Batam melansir, sejak akhir Desember 2014 hingga Januari 2015, gelombang laut di Kepri mencapai sekitar empat meter.

Gelombang laut hampir terjadi di seluruh wilayah perairan Kepri, terutama di Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga. (ant/BJ)