Home Headline Bogi Perjuangkan Peningkatan Kesejahteraan Petani

Bogi Perjuangkan Peningkatan Kesejahteraan Petani

7120

BANYUMAS, 1/03 (Beritajateng.net) – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan yang sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah Asfirla Harisanto saat ini sedang gencar mensosialisasikan sistem pertanian baru dengan berbasis penggunaan pupuk organik.

Dengan menggandeng konsultan pertanian Ir Suharto, melalui riset yang cukup lama tim konsultan menemukan sistem yang memungkinkan petani mendapatkan hasil produksi padi sebanyak dua kali lipat dibanding sistem yang biasa digunakan petani selama ini.

“Sistem yang disusun temen temen konsultan saya harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan temen temen petani,” ungkapnya saat memberi sambutan dalam acara Reses Anggota DPRD Jateng di desa Banterang Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, Rabu (20/02) malam.

Reses diikuti oleh sekitar 250 petani, Kepala Desa Banterang beserta jajarannya serta tokoh masyarakat setempat.

“Pada kesempatan ini saya dibantu oleh teman teman konsultan yang saya tugaskan untuk mengenalkan sistem manajemen dan pemupukan yang benar agar hasil pertaniannya lebih banyak,” jelasnya.

Berdasarkan pengamatan Bogi, sapaan Asfirla, dalam satu musim tanam, hasil Produksi padi yang ditanam petani rata rata berjumlah 4 sampai 6 ton per hektar. Hasil sebanyak itu berdasar perhitungannya hanya cukup untuk mengembalikan beaya produksi dan belum bisa dirasakan sisanya.

“Kondisi ini berarti petani belum untung. Selama ini kelihatan untung karena jerih payah petani dalam mengolah sawah sampai panen tidak dihitung sebagai komponen beaya produksi,” katanya.

Lebih lanjut Bogi mendorong agar konsultan yang mendampinginya bisa membimbing petani agar bisa memperoleh hasil maksimal antara 8 sampai 10 ton per hektar pada setiap musim panen.

“Kalau temen temen petani bisa mendapat hasil sampai 10 ton per hektar, saya yakin kesejahteraan petani akan naik dan terbebas dari kemiskinan,” Tegasnya.

Sementara itu konsultan pertanian Ir Suharto mengatakan, dirinya bersama tim aaat ini sedang mengembangkan sistem pertanian baru dengan menggunakan pupuk organik sebagai suplemen yang diklaim mampu menghasilkan padi sampai dua kali lipat dari produksi yang sekarang diperoleh petani.

“Sistem ini saya jamin bisa membuat petani tersenyum karena tambah sejahtera dan makmur,” janjinya.

Para petani yang hadir di acara reses menyambut hangat paparan konsultan dan berharap segera diwujudkan agar pendapatan mereka lebih baik dan terentas dari kemiskinan.

(NK)