Home Headline Bocah Tenggelam Saat Mandi di Kubangan Brown Canyon Semarang

Bocah Tenggelam Saat Mandi di Kubangan Brown Canyon Semarang

541
Bocah Tenggelam Saat Mandi di Kubangan Brown Canyon Semarang.

Semarang, 29/4 (BeritaJateng.net) – Berhati-hatilah para orang tua agar  melakukan pengawasan terhadap putra-putri anda saat bermain. Faris Seorang bocah sekolah dasar tewas tenggelam akibat bermain di kubangan bekas penambangan batu pasir di Kawasan Rowosari, atau yang lebih dikenal dengan sebutan brown canyon Kota Semarang.

Upaya terus dilakukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dengan Basarnas Semarang begitu mendapatkan laporan adanya anak tenggelam di Kawasan Rowosari, Tembalang, Semarang.

Di tempat bekas penambangan batu dan pasir yang dikenal dengan sebutan brown canyon,  faris, bocah Sd asal Batursari, Mranggen, Demak, hilang sejak Minggu (28/4) sore kemarin.

Kejadian berawal saat Faris beserta kedua rekanya, Noval dan Elang pada minggu(28/4)  sore   bermain-main dengan berenang di pinggir kubangan.

Bocah Tenggelam Saat Mandi di Kubangan Brown Canyon Semarang

Diduga saat berenang ke tengah, Faris terjerembab ke dalam kubangan yang memiliki kedalaman mencapai 7 meter, kedua rekan faris berhasil menyelamatkan diri, namun faris langsung tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan.

“Akibat cuaca yang tidak memungkinkan karena hujan deras melanda lokasi kejadian, tim sar baru melanjutkan pencarian senin pagi. Dengan peralatan selam untuk menunjang kinerja penyisiran di lokasi,” ungkap Alif Santoso, Basarnas Kansar Semarang, saat pencarian korban

Tim sar gabungan dibantu anggota tni akhirnya bisa menemukan  faris di kedalaman tiga meter dalam kondisi meninggal dunia.

Selain area penambangan, brown canyon sebenarnya jauh dari lingkungan masyarakat. Sebenarnya kawasan ini sering dijadikan obyek bagi para pecinta fotografi, mengingat visual dari bekas penambangan yang indah untuk dijadikan obyek wisata lokal.

Atas permintaan keluarga, jenazah Faris langsung dibawa menggunakan ambulan kerumah duka untuk segera di makamkan. (Nh/El)