Home Headline Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam Di Embung Milik PSDA Jateng

Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam Di Embung Milik PSDA Jateng

73
0
Evakuasi terhadap bocah 7 tahun yang tenggelam di embung milik Dinas PSDA Jateng  Dusun Gamping, Desa Sidokumpul Kecamatan Patean
              KENDAL, 8/9 (BeritaJateng.net) — Seorang bocah tenggelam di embung milik Dinas PSDA Jateng  Dusun Gamping, Desa Sidokumpul Kecamatan Patean. Diduga bocah yang masih duduk dibangku SD kelas I ini terpeleset saat bermain di sekitar bendungan.
              Menurut ibu korban, hari Rabu sekira sekitar pukul 15.00 WIB korban bermain bersama dengan satu temannya. “Temannya jam 16.00 WIB pulang tapi anak saya belum pulang. Saya pikir  mungkin sedang bermain sendirian,” katanya.
               Tapi hingga malam hari anaknya juga belum pulang. Ia merasa curiga  kemudian berusaha mencari korban. Namun tidak berhasil ditemukan. Karena panik, orang tua korban memberitahu warga bahwa anaknya belum pulang ke rumah.
              Selanjutnya warga berusaha mencari korban semalaman sampai pagi hari, namun tidak berhasil menemukan korban juga. Hingga paginya, seorang pedagang yang  masih kerabat orang tua korban ikut mencari di sekitar lokasi korban terakhir bermain.
               “Tiba-tiba melihat ada sesuatu yang muncul ke permukaan air embung. Setelah dipastikan dari dekat, ternyata benar bahwa itu adalah korban yang hilang,” kata Kapolsek Patean AKP Abdullah Umar.
               Jenasah korban kemudian dievakuasi warga dan dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis Puskesmas Patean. Dari  hasil pemeriksaan dr Darsono petugas kesehatan Puskesmas Patean, tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
                 “Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas musibah yang menimpa korban. Selanjutnya korban dibawa pulang dan untuk dimakamkan,” imbuh kapolsek.
               Kapolsek menuturkan, korban bermain sendirian di sekitar embung pada sore hari. Sedangkan jarak embung dengan rumah korban sekitar 25 meter.
Kedalaman embung antara 2 hingga 5 meter.
                 Dimungkinkan korban terpeleset dan masuk ke dalam embung, karena pada saat itu tidak ada orang, maka tidak ada yang menolong korban. “Kami menghimbau kepada para orang tua, supaya lebih memperhatikan anak-anaknya dan lebih berhati-hati. Khususnya ditempat-tempat yang berbahaya bagi anak-anak,” katanya. (sty/El)