Home Headline BNNP Jateng Ungkap Peredaran Sabu 200 Gram Melalui Jalur Laut

BNNP Jateng Ungkap Peredaran Sabu 200 Gram Melalui Jalur Laut

293
BNNP Jateng Ungkap Peredaran Sabu 200 Gram Melalui Jalur Laut

Semarang, 12/7 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Tengah  berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 200 gram melalui  Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Pelaku bernama Sutan Andi Widaksono (35) warga beralamat tinggal di Kelurahan Sarapan Kabupaten Jeparaberhasil ditangkap bersama barang bukti saat turun dari kapal Kapal Dharma Kencana.

Pengungkapan ini dilakukan berawal saat petugas Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Tengah bekerjasama dengan Bea Cukai Jateng-DIY, Bea Cukai Semarang, Bea Cukai Kalimantan Barat, dan Bea Cukai Pontianak mendapat laporan adanya kurir narkotika dari Pontianak Kalimantan.

Kurir tersebut melalui perjalanan laut dengan menumpang Kapal Dharma Kencana dan rencana tiba di Pelabuhan Tanjung mas Semarang, Selasa (9/7)  sekitar pukul 01.00 WIB.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari BNNP Jateng dan Bea Cukai Jateng-DIY bergerak menuju Pelabuhan Tanjungmas Semarang, melakukan pemantauan terhadap kedatangan kapal  berdasarkan informasi yang didapat.

Dari informasi tersebut, petugas mencurigai terhadap seseorang yang turun dari Kapal Dharma Kencana setelah merapat di dermaga Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

“Pada saat dilakukan penggeledahan oleh tim gabungan setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Saat itu ditemukan 2 paket sabu dalam plastik yang dibawa di kantong jaket kanan dan kiri masing masing 100 gram”, ungkap Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol. Benny Gunawan, Jumat (12/7).

Pengedar Sabu 200 Gram Melalui Jalur Laut Berhasil Diamankan

Pelaku memilih jalur laut dan lewat pelabuhan karena beranggapan lebih murah dan bisa mengelabui petugas. Modus melalui jalu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini merupakan yang pertama ditangani BNNP Jateng.

“Lewat laut ini lebih murah. Dia menganggap bisa mengelabui petugas,” ujarnya.

dari hasil pengembangan petugas diketahu  pelaku merupakan kurir yang dikendalikan  oleh narapidana penghuni sel F11 Lapas Kedungpane Semarang bernama Feri Ariyanto. Dari pengakuan pelaku, ia diperintah oleh Feri ke Pontianak menggunakan pesawat pada 4 Juli 2019 untuk mengambil sabu.

BNNP kemudian menggandeng pihak Lapas untuk menggeledah sel Feri. Di sana ditemukan 3 ponsel yang digunakan Feri untuk berkomunikasi dengan kurir sabu.. Feri merupaka  napi narkotika yang sedang menjalani vonis 1 tahun penjara. Sebelumnya dia juga pernah terlibat kasus narkoba dan dihukum 1,5 tahun penjara,” kata Benny.

“Rencananya sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Jepara dan Sutan sudah ditransfer Rp 10 juta untuk biaya operasional,” jelasnya.

Atas perbuatannya para tersangka kini dijerat Pasal 114, 112, dan 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here