Home Headline BNNP Jateng Musnahkan Barang Bukti Sabu 1,2 Kilogram dari Wanita asal Thailand

BNNP Jateng Musnahkan Barang Bukti Sabu 1,2 Kilogram dari Wanita asal Thailand

1322
0
BNNP Jateng Musnahkan Barang Bukti Sabu 1,2 Kilogram dari Wanita asal Thailand
        Semarang, 25/7 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng kembali memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 1.16 Kg.
       Pemusnahan dilaksanakan di Kantor BNN Provinsi Jawa Tengah di Semarang,  dengan cara dilarutkan dalam cairan kimia.
       Kepala BNNP Jateng, Brigjen Tri Agus Heru mengatakan pengungkapan tindak pidana peredaran narkoba itu, merupakan kerja sama BNNP Jateng dan Bea cukai Tanjung Mas Semarang. Pengungkapan berawal pada Minggu 1 juli 2018, petugas Bea Cukai Semarang di Terminal kedatangan Bandara Ahmad Yani Semarang
        Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng kembali memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 1.16 Kg.
        Pemusnahan dilaksanakan di Kantor BNN Provinsi Jawa Tengah di Semarang,  dengan cara dilarutkan dalam cairan kimia.
        Kepala BNNP Jateng, Brigjen Tri Agus Heru mengatakan pengungkapan tindak pidana peredaran narkoba itu, merupakan kerja sama BNNP Jateng dan Bea cukai Tanjung Mas Semarang. Pengungkapan berawal pada Minggu 1 juli 2018, petugas Bea Cukai Semarang di Terminal kedatangan Bandara Ahmad Yani Semarang yang mencurigai penumpang wanita yang turun dari pesawat Silk Air MI dari Singapura.
        “Petugas Bea Cukai koordinasi dengan BNNP hingga melakukan pengamanan terhadap penumpang wanita itu, dan sebelumnya saat dilakukan penggeledahan tas ransel oleh petugas menemukan satu bungkus plastik yang diduga sabu,” ujarnya.
        Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, tersangka WB warga Thailand merupakan seorang kurir narkoba yang berangkat dari Bangkok Thailand menggunakan pesawat Singapore airline tujuan Singapura kemudian melanjutkan penerbangan ke Ahmad Yani Semarang.
        Tri Agus menambahkan tersangka mengaku diperintah oleh seseorang di Thailand untuk menginap di salah satu hotel di Semarang, kemudian akan diberikan tiket ke Thailand setelah berhasil menyerahkan sabu yang dibawanya.
        Saat ini, dia menambahkan perkara sedang dilakukan penyidikan oleh penyidik BNNP Jawa Tengah. “Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” tuturnya. (Nh/El)