Home Headline BNNP Jateng kembali Ungkap Peredaran Sabu yang di Kendalikan dari Lapas Sragen

BNNP Jateng kembali Ungkap Peredaran Sabu yang di Kendalikan dari Lapas Sragen

105
0
BNNP Jateng kembali Ungkap Peredaran Sabu yang di Kendalikan dari Lapas Sragen
           Semarang, 29/8 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional Propinsi Jawa Tengah berhasil membongkar peredaran narkoba jenis sabu yang dikendalikan dari dalam Lapas Sragen dengan mengamankan tiga tersangka. Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 300 gram.
               Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap yakni Awi Yanto (48), warga Ds Kembang, Dukuh Seti, Kabupaten Pati, Muh Fauzi warga Kp Bedas Utara Semarang Utara dan seorang narapidana kasus narkoba dari Lapas Sragen yaitu Amirul Huda(28).
                Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi akan adanya transaksi narkoba Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang.
                 Penangkapan Awi Yanto di sebuah halte Jalan Raya Kaligawe pada Minggu (27/8). Mengetahui ada petugas Awi langsung membuang bungkusan sabu ke sungai didekat lokasi. Saat melakukan pengintaian petugas melihat tersangka Muh Fauzi meletakan sesuatu di sebuah halte yang kemudian selang beberapa menit diambil oleh Awi Yanto.
              Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol. Tri Agus Heru menjelaskan saat dilakukan penyergapan, Awi Yanto membuang sabu yang dikemas bungkus rokok seberat 25 gram ke sungai.
BNNP Jateng kembali Ungkap Peredaran Sabu yang di Kendalikan dari Lapas Sragen
BNNP Jateng kembali Ungkap Peredaran Sabu yang di Kendalikan dari Lapas Sragen
             “Tersangka AW sangat cerdik, melihat ada petugas barang bukti dibuang ke sungai. Untuk mendapatkan barang bukti sabu petugas terpaksa mencarinya dan berhasil ditemukan,” ujarnya saat gelar perkara di Kantor BNNP Jateng, Selasa (29/8) Siang.
                  Dari penangkapan tersebut petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah keduanya. Di rumah tersangka Muh Fauzi di  Semarang Utara petugas mendapati paket sabu seberat 275 gram yang disembunyikan dalam kotak perkakas.
            “Saat digeledah didapati 275 gram Sabu yang disimpan di sebuah tempat yang diberi kode sandi,” ujarnya.
                      Dari hasil pengembangan terhadap kedua tersangka pengendali peredaran tersebut dilakukan oleh Amirul Huda (28) seorang narapidana yang masih menjalani hukuman di Lapas Sragen karena tersangdung kasus yang sama.
Barang bukti Narkoba yang disita.
Barang bukti Narkoba yang disita.
            Sementara dari keterangan Awi yanto didapat keterangan bahwa rencananya Sabu 25 gram ini akan diedarkan di 3 desa yakni Kembang, Kedawung dan Puncel wilayah Dukuh Seyi, Kabupaten Pati. Sementara Awi Yanto sendiri merupakan Residivis dengan kasus yang sama dan sudah keluar masuk lapas sebanyak 4 kali.
                “Mendapat upah satu juta rupiah untuk mengantarkan sabu kepada pemesan,” katanya.
                   Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 pasal 112, 114 dan 132 dengan ancaman maksimal hukuman mati. Untuk menekan peredaran narkoba, Petugas BNNP Jawa Tengah terus melakukan pengawasan karena kini sudah masuk ke wilayah pedesaan dan intensif berkoordinasi dengan kanwil Kemenkumham Jawa Tengah untuk lebih menertibkan lapas. (Nh/El)