Home Headline BNNP Jateng, Kembali Ungkap Kasus Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

BNNP Jateng, Kembali Ungkap Kasus Narkoba yang Dikendalikan dari Dalam Lapas

Semarang, 13/03 (Beritajateng.net) – Petugas BNNP Jawa Tengah, berhasil mengamankan empat pengedar narkotika, termasuk dua diantaranya adalah narapidana kasus narkoba lapas nusakambangan, di cilacap, jawa tengah. Dua napi lapas itu berinisial F alias Gembloh, warga Jepara, dan LS warga Pekalongan.

Para Tersangka Kasus Narkoba
Para Tersangka Kasus Narkoba

Penangkapan terhadap keempat tersangka tersebut, berawal dari pengiriman paket berisi Sabu seberat 20 gram dan enam SIM Card kedalam Lapas Nusakambangan, Cilacap. Paket berisi Sabu ditujukan salah seorang napi bernama Alif Sofyan, dari seseorang beralamatkan di wilayah Surakarta. Dari pemeriksaan terhadap Alif, diketahui bahwa paket tersebut akan ditujukan kepada Pepri. Petugas lantas melakukan pengledahan di kamar Pepri.
Pengungkapan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas Nusakambangan ini, merupakan hasil pengembangan kasus sebelumnya atas nama Sutrisno, alias Babe dengan barang bukti, satu kilogram Sabu yang didapat dari jaringan pengedar Nigeria.
Disampaikan oleh Brigjen Polisi Tri Agus Heru, Kepala BNNP Jateng, bahwa petugas BNNP Jawa Tengah, juga masih memburu salah satu gembong narkoba asal Jepara, yang berhasil melarikan diri saat dilakukan penyergapan. BNNP Jateng, menghimbau masyarakat untuk membantu melaporkan buronan kasus narkoba yang melarikan diri.”Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap satu orang bandar narkoba yang berhasil kabur, kami meminta agar warga ikut membantu kami dengan cara melaporkan jika melihat dan mengetahui keberadaan buronan kami itu,” ujar Tri Agus.
Selain Sabu sebanyak hampir tiga puluh gram, petugas juga mengamankan telepon genggam milik narapidana yang dijadikan alat untuk transaksi. Keempat pelaku yang berhasil di amankan, akan dikenai jeratan Pasal 114 Undang-undang narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.
Pemberantasan narkoba terus dilakukan badan narkotika nasional bekerjasama dengan instansi terkait guna mengungkap peredaran Sabu yang dikendalikan dari dalam lapas.(BJ/NG)