Blue Band Master Manjakan Pemudik Dengan Beragam Oleh-Oleh Khas Nusantara Posko Oleh-Oleh Mudik  

***Meramaikan momen mudik Lebaran 2017, Unilever Food Solutions (UFS) hadirkan Posko Oleh-Oleh Mudik yang tersebar di 5 kota sekaligus jalur mudik di Indonesia
 
               Semarang, 15/6 (BeritaJateng.net) – Unilever Food Solutions (UFS) melalui Blue Band Master kembali melanjutkan misinya dalam memperkenalkan ragam kreasi oleh-oleh khas Nusantara melalui Posko Oleh-Oleh Mudik. Posko Oleh-Oleh Mudik tersebut tersebar di 5 kota yang menjadi jalur utama bagi para pemudik, yaitu Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Jombang selama periode arus balik Idul Fitri di tanggal 27 Juni – 2 Juli 2017.
                 Kehadiran Posko Oleh-Oleh Mudik terinspirasi dari tingginya fenomena mudik atau pulang kampung di Indonesia. Tradisi mudik menjadi ciri khas yang tidak pernah terlewatkan menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk bersilaturahmi di kampung halaman. Pada tahun 2016, jumlah pemudik di Indonesia bisa mencapai angka 26,36 juta. Hal ini juga diperkuat dengan tingginya tendensi pemudik untuk membawa pulang buah tangan sepulangnya dari kampung halaman.
                 Thomas Agus Pamudji selaku Managing Director Unilever Food Solutions menyatakan, “Posko Oleh-Oleh Mudik merupakan bentuk apresiasi dari Unilever Food Solutions (UFS) kepada para penikmat setia sajian kreasi lokal khas Nusantara. Bertepatan dengan momen mudik Hari Raya Idul Fitri 2017, puluhan kreasi yang disediakan di Posko Oleh-Oleh Mudik diharapkan tidak hanya menjadi bentuk tanda mata, tetapi juga perekat tali silaturahmi antar keluarga dan kerabat.”
                Di Posko Oleh-Oleh Mudik, Blue Band Master menghadirkan beragam pilihan paket oleh-oleh khas Nusantara hasil kreasi para peserta kompetisi Blue Band Master Oleh-Oleh 2016, di antaranya para pemenang nasional seperti Bagelen Bekatul dari Semarang, Cake Salak Kilo dari Balikpapan, dan Nutsafir Cookies dari Lombok. Selain itu, tidak ketinggalan kreasi oleh-oleh dari peserta kompetisi Blue Band Master Oleh-Oleh yang berdomisili di kota-kota lokasi Posko Oleh-Oleh Mudik, salah satunya kota Semarang.
                Varian oleh-oleh yang akan disuguhkan di Posko Oleh-Oleh Mudik Semarang sangat beragam; dimulai dari kreasi oleh-oleh khas Semarang yaitu Kue Genit dari Esthree Cake n Cookies yang memiliki ciri khas secara tampilan karena terlihat seperti ditaburkan ‘bedak’ yang tebal – hingga Cake Salak Kilo asal Balikpapan yang memiliki tekstur unik karena menggunakan bahan dasar dari buah salak, yang diperoleh dari perkebunan salak yang melimpah di kota tersebut.
                   Riswahyuni, pemilik Cake Salak Kilo yang juga merupakan Pemenang 2 Nasional Blue Band Master Oleh-Oleh 2016 mengungkapkan, “Ini merupakan kesempatan berharga bagi saya untuk dapat memperkenalkan Cake Salak Kilo ke kota-kota di Indonesia secara lebih luas. Saya senang bisa menjadi bagian dari perjalanan para pemudik, dan berharap bahwa kreasi oleh-oleh saya ini dapat diterima dengan baik sebagai pelengkap silaturahmi bagi keluarga di Indonesia,”
                  Selain beragam paket oleh-oleh Blue Band Master Oleh-Oleh, para pengunjung juga berkesempatan untuk mendapatkan souvenir menarik dari Blue Band Master sekaligus mengabadikan momen bersama keluarga di photo booth Blue Band Master Oleh-Oleh. Pemudik yang nantinya mengabadikan momen mudik bersama keluarga di photo booth dapat mengunggahnya ke media sosial dengan menyertakan hashtag #oleholehmudik, #masteroleholeh, dan #bluebandmaster.
                   “Selama kurang lebih seminggu, para pemudik dapat menjumpai titik-titik Posko Oleh-Oleh Mudik di SPBU Jl. Raya Semarang (Semarang), Rest Area 125 Tol Padaleunyi arah Jakarta (Bandung), SPBU & Rumah Makan Candi Mas (Yogyakarta), SPBU Jl. Raya Solo (Solo), dan Rumah Makan Pojok II Perak (Jombang). Posko akan aktif beroperasi pada pukul 10.00 – 22.00 WIB. Bagi para pemudik yang melintas di posko-posko tersebut, jangan sampai terlewat untuk mampir dan beristirahat sejenak bersama keluarga sembari mencicipi oleh-oleh terbaik khas Nusantara,” pungkas Thomas, sapaan hangatnya. (El)

Tulis Komentar Pertama