Home Hiburan “Black Code”, Jenis Batu Mulia yang Sedang Trend

“Black Code”, Jenis Batu Mulia yang Sedang Trend

IMG_20150828_172115_1

Semarang, 28/8 (BeritaJateng.net) – Fenomena trend batu mulia seakan tak pernah surut, terlebih munculnya batu mulia bernama ‘black code’ yang ditemukan oleh seorang pelukis bernama Slamet Jumiarto.

Dinamakan ‘black code’ menurut Slamet dikarenakan jenis batu mulia tersebut ia temukan di sebuah Sungai bernama Code, Kampung Karanganyar, Brontokusuman, Yogyakarta. Batu yang berwarna hitam itu merupakan jenis batu hematite.

Hal itu diutarakan Slamet di sela-sela pameran batu mulia yang diadakan di Sri Ratu, Jalan Pemuda Semarang, Jumat (28/8) Sore.

Dijelaskan Slamet, batu ‘black code’ mempunyai ciri khas yang tidak didapatkan pada batu mulia lainnya.

“Perbedaanya dengan yang lain adalah energi mineral yang terdapat pada batu itu sangatlah kuat. Tidak seperti batu mulia lainnya, batu ini tidak tembus cahaya,” ungkapnya.

Slamet menambahkan pada bulan Februari lalu sempat ia serahkan kepada Walikota Yogyakarta, Hariadi sebagai simbolis yang merupakan batu khas temuan Yogyakarta.

“Batu ini sangat langka dan sulit ditemukan, karena harus menunggu erupsi dari Gunung Merapi. Sesuai dengan nama batunya, warna dari batu tersebut berwarna hitam mengkilat mirip seperti kristal ” imbuhnya.

Slamet tak menduga batu temuannya itu sekarang menjadi trend dan banyak diburu para pecinta batu mulia.

“Ya awalnya saya cuma promosikan lewat media sosial facebook, ternyata respon dari masyarakat cukup baik. Bahkan semakin lama, permintaan juga semakin meningkat,” terangnya.

Dalam pameran ini, Slamet menjual batu itu dengan harga mulai Rp. 500 ribu hingga Rp. 5 juta.

“Untuk harga bergantung dari ukuran batu itu sendiri, dan bagus untuk cincin hingga ‘sui seiki’ (batu khas Jepang),” jelasnya.

Selain batu ‘black code’, berbagai jenis batu mulia lainnya juga ia jual seperti red borneo, mani gajah, dan kecubung asihan.

“Diantara sekian jenis batu yang saya jual, batu yang paling banyak diminati dan dicari orang selain ‘black code’ adalah batu jenis red borneo dan mani gajah,” pungkasnya. (BJT02)