Home Lintas Jateng BKSDA Lepasliarkan Penyu Sisik

BKSDA Lepasliarkan Penyu Sisik

images(34)

Cilacap, 17/11 (Beritajateng.net) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang Cilacap melepasliarkan seekor penyu sisik (Eretmochelys imbricate) di Pantai Karangbolong, Pulau Nusakambangan, Cilacap.

“Kami akan cek lokasi dan kondisi penyu itu dulu. Kalau memungkinkan, penyu tersebut akan kami lepasliarkan hari ini,” kata Kepala BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Sartono didampingi petugas Pengendali Ekosistem Hutan Teguh Arifianto, di Cilacap, Senin.

Ia mengakui bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti kondisi penyu tersebut termasuk jenisnya.

Menurut dia, hal itu disebabkan sejak ditemukan terdampar di Pantai Karangbolong, penyu tersebut tidak dievakuasi ke Cilacap melainkan dititipkan kepada salah satu pemilik warung di kawasan Nusakambangan timur.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari salah seorang personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, penyu tersebut diperkirakan penyu sisik (Eretmochelys imbricate) dan termasuk binatang yang dilindungi karena terancam punah.

“Penyu tersebut ditemukan pada hari Jumat (14/11). Anggota Lanal meminta agar penyu itu disimpan dulu di salah satu warung di Nusakambangan timur karena termasuk binatang yang dilindungi, selanjutnya dia menghubungi kami,” katanya.

Penyu sisik (Eretmochelys imbricata) merupakan salah satu jenis penyu yang dilindungi karena keberadaannya terancam punah dan tergolong dalam familia Cheloniidae dengan penyebaran di seluruh dunia.

Kendati secara umum penampilannya mirip dengan penyu lainnya, penyu sisik memiliki paruh yang melengkung dengan bibir atas yang menonjol dan tampilan pingiran cangkangnya seperti gergaji.

Selain itu, cangkang penyu sisik dapat berubah warna sesuai dengan temperatur air.(ant/pj)

Advertisements