Home Ekbis Bisnis Jasa Fotografi Di Indonesia Mengalami Penurunan

Bisnis Jasa Fotografi Di Indonesia Mengalami Penurunan

626
Roy Genggam saat memberi workshop fotografi.

Semarang, 28/3 (BeritaJateng.net) – Pengguna jasa fotografi di Indonesia lambat laun mulai mengalami penurunan. Hal ini semakin terasa pada tiga hingga empat tahun terakhir ini.

Penurunan ini disebabkan banyaknya para fotografer yang kurang memiliki skill yang baik, attitude bagus serta saat ini kamera lebih mudah didapatkan. Kemudahan memiliki kamera tersebut membuat para pengguna jasa enggan menggunakan jasa para fotografer profesional di Indonesia.

Menurut Roy Genggam, pelaku jasa fotografi profesional bisnis, sebetulnya di tiga hingga empat tahun terakhir ini industri fotografi mengalami penurunan. Penurunan ini dalam artian para pengguna jasa fotografer Indonesia itu semakin turun.

“Mereka sudah kurang mengapresiasi fotografer, seorang profesional fotografer komersial saat ini kurang dihargai dengan nilai rupiah yang pantas. Permasalahannya sekarang ini karena semua orang merasa memotret itu mudah, akhirnya pengguna jasa profesional fotografer pun juga begitu, ngapain sih saya harus bayar mahal,” ucapnya.

Namun peminat pelaku fotografi saat ini bertambah banyak bahkan membludak, banyak orang saat ini membeli kamera sudah merasa bisa menjadi fotografer profesional.

“Tapi saya tidak menakuti, siapapun yang berminat di dunia fotografi profesional, itu harus intens dan banyak belajar. Masih bisa dijadikan ladang bisnis bagus dunia fotografi ini, namun persaingannya semakin banyak saat ini,” katanya.

Lanjut Roy, mereka fotografer dapat muncul sebagai bisnis foto, ketika mempunyai taste dan gayanya sendiri, atau sering disebut style mereka tersendiri. Hal ini sangat penting sekali di bisnis fotografi ini, tak cukup hanya jago memotret saja bahkan sisi atitutenya jelek juga akan susah.

“Jadi harus benar-benar tetap sebagai profesional, muncul juga atitutnya yang bagus. Ia juga harus mempunyai karakter sendiri dan semata-mata tak hanya mempunyai skill fotografi saja. Dan yang membuat saya sampai saat ini bertahan yakni hal-hal yang seperti itu,” ucap Roy seorang fotografer komersial di Indonesia.

Selanjutnya, banyak teman serta kolega-kolega seangkatan saya saat ini sudah mulai surut, dan sering teman-teman seangkatan saya main ke studio saya, untuk curhat tentang fotografi di Indonesia ini.

“Satu lagi saat ini tekhnologi semakin canggih, maka apa yang harus kita lakukan agar tetap bisa jalan terus kedepannya. Jadi ini merupakan tantangan bagusnya di situ bagi kami pelaku bisnis fotografi di Indonesia,” tambahnya.(BJ06)