Home Ekbis BI Luncurkan SiHaTi Untuk Kendalikan Inflasi Jateng

BI Luncurkan SiHaTi Untuk Kendalikan Inflasi Jateng

Semarang, 8/1 (BeritaJateng.net) – Untuk mengendalikan Inflasi di Jawa Tengah, Bank Indonesia Jawa Tengah luncurkan Sistim Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHaTi) berbasis Android.

Peluncuran SiHaTi generasi kedua ini, oleh Bank Indonesia Jateng bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jateng, diciptakan untuk menjawab kebutuhan pemantauan kondisi ekonomi yang akurat, cepat, dan terkini atau yang dapat disebut sebagai “CCTV Perekonomian”. Dan hasil pemantauan tersebut merupakan salah satu dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi di tingkat Daerah.

Peluncuran Sistem Informasi harga dan produksi komoditi (SiHaTi) generasi kedua melalui mobile phone android ini, memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai Early Warning Indikator Perkembangan Harga dan ekonomi Jateng, serta Virtual Meeting yang memungkinkan para pemangku kepentingan untuk melakukan diskusi dan mengambil keputusan dengan segera terkait berbagai fenomena perekonomian daerah Jateng secara Virtual.

SiHaTi ini sudah pernah diluncurkan sejak tahun 2013, dan sebelumnya SiHaTi hanya merupakan situs pemantauan harga yang pertama di Indonesia. Dan hingga saat ini SiHaTi terus mengalami penyempurnaan hingga generasi kedua tersebut.

Iskandar Simorangkir selaku Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng, menerangkan bahwa terciptanya SiHaTi tersebut merupaka ide permintaan Gubernur Jawa tengah. Dimana seperti CCTV untuk dapat memantau perekonomian di Jawa Tengah.

“Ide SiHati berawal dari pak Ganjar Pranowo, yang berkeinginan mempunyai pemantauan seperti CCTV untuk memantau jawa tengah. Dari hal tersebut langsung kita buat perkembangan SiHaTI generasi kedua tersebut,” ucapnya.

Kita menyediakan Virtual Meeting berbasis android, untuk Gubernur, dan seluruh Tim TPID Jateng. Dan jika terjadi lonjakan harga atau inflasi nantinya, dapat menentukan keputusan dengan cepat tanpa harus bertemu untuk rapat dan bertatap muka.

“SIHaTi ini dapat dinikmati di smartphone kita, semua harga komoditi di Jateng dapat kita ketahui melalui handphone kita,” tambahnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa hal ini namanya hikmah, dimana ketika Bank Indonesia mempunyai saudara kembar OJK untuk memantau perbankan. Dan ternyata Bank Indonesia mempunyai banyak program untuk membantu pemerintah dalam hal Perekonomian.

“Saya pernah berhayal kepada pak Iskandar, bila saja saya punya CCTV untuk memantau perekonomian di Jawa Tengah. Kemungkinan akan lebih mudah untuk menekan inflasi nantinya, dan hal ini diwujudkan oleh Bank Indonesia. Kita coba kedepan dengan bantuan SiHaTi ini tentunya akan mempermudah TIM TPID dan masyarakat untuk memantau harga komoditi di Jawa Tengah,” tuturnya.(BJ06)