Home Headline Berusaha Kabur Pelaku Curanmor Ditembak

Berusaha Kabur Pelaku Curanmor Ditembak

Agus Sutrisni (24), warga Kanalsari, Kelurahan Rejosari terpaksa ditembak kakinya, lantaran berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti hasil curiannya. Foto/Bj04
Agus Sutrisni (24), warga Kanalsari, Kelurahan Rejosari terpaksa ditembak kakinya, lantaran berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti hasil curiannya. Foto/Bj04
Agus Sutrisni (24), warga Kanalsari, Kelurahan Rejosari terpaksa ditembak kakinya, lantaran berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti hasil curiannya. Foto/Bj04

Semarang,13/1 (beritajateng.net) – Seorang pelaku pencurian sepeda motor Agus Sutrisni (24), warga Kanalsari, Kelurahan Rejosari terpaksa ditembak kakinya, lantaran berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukan barang bukti hasil curiannya.

Kapolsek Gayamsari Kompol Dili Yanto mengungkapkan, kasus curanmor berhasil  berhasil diungkap setelah polisi mendapatkan informasi tentang tindak pencurian yang dilakukan tersangka. Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku, Selasa (13/1) sekitar pukul 03.30 WIB.

“Tersangka curanmor diamankan rumah saudaranya. Pada saat minta tunjukkan barang bukti, pelaku sempat kabur sehingga dihadiahi tembakan,” ungkapnya.

Dari keterangan sementara, hasil pemeriksaan diketahui pelaku baru mengakui satu lokasi pencurian.

“Terkait adanya kemungkinan di lokasi lain kami masih akan melakukan pengembangan,” pungkasnya.

Kepada polisi Agus mengaku aksi pencurian motor tersebut berawal ketika dirinya jalan-jalan menggunakan sepeda ontel seputar rumah warga. Namun dari pengamatan timbul niat untuk melakukan aksi pencurian motor disebuah rumah warga. “Saya lihat ada motor warga yang terpakir didepan rumah, kebetulan bawa kunci T langsung beraksi,”katanya saat gelar perkara, Selasa (13/1).

Agus yang tidak bisa mengendarai sepeda motor, usia berhasil mencuri, sepeda motor tersebut didorongnya sampai rumah mertuanya,. “Rencana mau jual motor itu tapi tidak tahu menjualnya. Karena tidak bisa naik motor  akhirnya motor saya simpan di rumah mertua,” akunya.(Bj04)