Home Nasional Berminat Jadi Perwira Polisi ? Ini Solusinya

Berminat Jadi Perwira Polisi ? Ini Solusinya

Pendaftar sedang melakukan verifikasi di Polda Jateng.

SEMARANG, 11/2 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka pendaftaran penerimaan calon perwira polisi yang berasal dari sarjana maupun S2 profesi.

Di Polda Jawa Tengah, pada pendaftaran yang dibuka sejak 4 Februari lalu, Mereka yang diterima, nantinya langsung berpangkat inspektur polisi dua (Ipda).

Kepala Bagian Pengendalian Personel Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Tengah, AKBP Muslimin Ahmad, mengatakan pendaftaran calon perwira polisi itu dilakukan secara online diwebsite www.penerimaan.polri.go.id.

“Mendaftar dulu, ambil nomor dan sebagainya, baru verifikasi berkas. Semua di Polda (verifikasi berkas), polres-polres tidak ada. Kalau informasi ke polres-polres bisa,” ungkapnya di Markas Biro SDM Polda Jawa Tengah.

Kuota secara nasional, untuk Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) ini adalah 50 personil. Nantinya, setelah dilakukan tes dan penerimaan, baru dibagi ke polda-polda.

“Di Polda Jateng, pendaftar yang verifikasi sejak tanggal 4 Februari, sudah ada 10 pendaftar. Untuk penerimaan kali ini, prodi (progam studi) cukup banyak,” lanjutnya.

Para pendaftar itu di tingkatan polda akan ada 4 tahapan yang dilalui, mulai pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, psikologi dan pemeriksaan mental kepribadian. Setelah itu baru sidang kelulusan tingkat panitia daerah (panda).

Mereka yang lolos tingkat daerah diseleksi lagi di Mabes Polri. Tahapan tesnya, di antaranya; psikologi wawancara, pengisian inventori psikologi dan pemeriksaan mental kepribadian, pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga tes akademik. Di tingkat mabes juga dilaksanakan tes jasmani bagi calon perwira polisi itu. Pendaftar tentu saja bagi masyarakat umum, tidak boleh yang sudah jadi anggota polri.

Jika sudah diterima, mereka akan ditugaskan. Gaji yang diterima per bulan totalnya sekira Rp5,77juta. Terinci; gaji pokok Rp2,6juta, tunjangan kerja Rp1,626juta dan uang lauk pauk Rp1,5juta.

Salah satu pendaftar calon perwira polisi itu, Galih Satria, lulusan Akuntansi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tahun 2014. Dia asli Kota Semarang. “Persiapan, sudah semaksimal mungkin. Ini baru pertama daftar polisi, saya memang sudah kerja di perusahaan di Sukabumi. CV Gemah Ripah,” kata Galih saat ditemui KORAN SINDO di Biro SDM Polda Jawa Tengah ketika verifikasi berkas. (ES/BJ)