Berkat TNI, Warga Miliki Jalan Tembus dan Jembatan Baru Penghubung Desa

Berkat TNI, Warga Miliki Jalan Tembus dan Jembatan Baru Penghubung Desa
            SEMARANG, (BeritaJateng.net) – Untuk menuju Dukuh Kenteng dan Sedayu, warga Kalisegoro Semarang harus melalui jalan memutar dan menembus semak belukar serta menyeberangi sungai dan bebatuan. Ironisnya waktu yang ditempuh lebih lama, terlebih para murid yang ingin berangkat sekolah harus berjuang untuk mencapai lokasi yang dituju.
            Melalui Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 99 TA 2017, jembatan baru dan jalan tembus di RT 01 RW II Kelurahan Kalisegoro Kecamatan Gunungpati Semarang dapat selesai dibangun oleh para personil Kidim 0733 BS Semarang.
              Jembatan sepanjang 5 meter dengan panjang 2 meter ini kini telah berfungsi dan dapat dilintasi masyarakat, terutama mereka yang melintas dengan sepeda motor.
             Prawoto, salah seorang warga mengatakan sebelum ada jembatan tersebut warga masyarakat dari Dukuh Kenteng menuju Sedayu harus berjalan melingkar menembus semak belukar dan nyeberang sungai berbatu. Namun setelah jembatan tersebut jadi  warga bisa bernafas lega.
             “Yang paling terbantu adalah anak-anak sekolah. Mereka sekarang bisa langsung melintasi jembatan tersebut,” ujar Prawoto.
              Pembuatan jembatan baru tersebut menurut Pasiter Kodim 0733 BS Semarang, Kapten Inf Suradi selaku Koordinator Lapangan TMMD Reguler Ke-99, adalah hasil over prestasi. Artinya sebelumnya tidak ada dalam rencana sasaran. Namun karena adanya partisipasi lembaga desa dan masyarakat, pembangunan jembatan itu dilaksanakan karena kebutuhan.
              “Jadi semua itu didanai dari swasembada masyarakat, prajurit kami dibantu masyarakat tinggal membangunkan jembatan tersebut,” ungkap Kapten Inf Suradi.
            Tak hanya jembatan, prajurit TNI AD Kodim 0733 BS Semarang dibantu aparat Pemkot Semarang dan warga Kelurahan Kalisegoro juga membangun jalan tembus baru sepanjang 200 meter dengan lebar 3 meter. Jalan tersebut menghubungkan wilayah Dukuh Sedayu dengan Dukuh Kenteng.
             Dengan adanya jalan tembus tersebut, nantinya warga Kalisegoro memiliki jalur yang lebih dekat menghubungkan dua Dukuh tersebut. Sebelum ada jalan tembus, menurut Carik Kalisegoro Tri Winarno warga hanya memiliki jalur lama yang kondisi jalannya bergelombang dan terdapat semak.
              Jalur tembus dan jembatan tersebut menurutnya juga akan berpengaruh pada kehidupan ekonomi masyarakat.
             Dandim 0733 BS Semarang Letkol Inf M Taufiq Zega melalui Kaur Bhakti Kapten Inf Suryanto berharap pembukaan jalan baru tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat Kalisegoro.   (El)

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN